Kisah Wanita Cantik Rayu Jenderal Hoegeng demi Lancarkan Bisnis Judi
Rabu, 08 Mei 2024 - 07:37 WIB
loading...
Jenderal Hoegeng Iman Santoso, sosok ikonik dalam sejarah kepolisian Indonesia, dikenal dengan integritas dan keteguhannya dalam menegakkan hukum. Foto/Ist
A
A
A
Jenderal Hoegeng Iman Santoso , sosok ikonik dalam sejarah kepolisian Indonesia, dikenal dengan integritas dan keteguhannya dalam menegakkan hukum. Kisah-kisahnya penuh dengan perjuangan melawan godaan harta dan jabatan, menjadikannya teladan bagi para penegak hukum di masa kini.
Salah satu kisah yang paling terkenal adalah ketika seorang pengusaha cantik keturunan Makassar-Tionghoa mencoba menyuapnya untuk menghentikan kasus penyelundupan yang dihadapinya. Wanita ini berusaha merayu Hoegeng dengan berbagai cara, termasuk dengan mengirimkan hadiah mewah ke alamat rumahnya.
Namun, Hoegeng tak bergeming. Hadiah-hadiah tersebut dikembalikannya dengan tegas. Wanita itu tak menyerah, ia bahkan meminta bantuan kolega Hoegeng di kepolisian dan kejaksaan untuk melobi sang jenderal. Hoegeng semakin heran melihat banyak pejabat yang tergoda dengan rayuan wanita tersebut.
Pada tahun 1955, Hoegeng ditugaskan ke Medan untuk memberantas penyelundupan dan perjudian yang merajalela. Setibanya di Medan, Hoegeng langsung dihujani godaan. Baru saja mendarat di Pelabuhan Belawan, dia sudah disambut utusan bandar judi yang menawarkan mobil dan rumah mewah.
Baca Juga: Kisah Jenderal Hoegeng, Polisi yang Sangat Mencintai Istrinya
Salah satu kisah yang paling terkenal adalah ketika seorang pengusaha cantik keturunan Makassar-Tionghoa mencoba menyuapnya untuk menghentikan kasus penyelundupan yang dihadapinya. Wanita ini berusaha merayu Hoegeng dengan berbagai cara, termasuk dengan mengirimkan hadiah mewah ke alamat rumahnya.
Namun, Hoegeng tak bergeming. Hadiah-hadiah tersebut dikembalikannya dengan tegas. Wanita itu tak menyerah, ia bahkan meminta bantuan kolega Hoegeng di kepolisian dan kejaksaan untuk melobi sang jenderal. Hoegeng semakin heran melihat banyak pejabat yang tergoda dengan rayuan wanita tersebut.
Pada tahun 1955, Hoegeng ditugaskan ke Medan untuk memberantas penyelundupan dan perjudian yang merajalela. Setibanya di Medan, Hoegeng langsung dihujani godaan. Baru saja mendarat di Pelabuhan Belawan, dia sudah disambut utusan bandar judi yang menawarkan mobil dan rumah mewah.
Baca Juga: Kisah Jenderal Hoegeng, Polisi yang Sangat Mencintai Istrinya
Lihat Juga :