Polda Bali Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx Superman Is Dead

loading...
Polda Bali Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx Superman Is Dead
Puluhan pendukung Jerinx mendatangi markas Polda Bali untuk memberi dukungan kepada Jerinx SID yang ditahan dan 2 personel SID yang diperiksa sebagai saksi. Foto/SINDOnews/Miftachul Chusna
DENPASAR - Polda Bali menolak permohonan penangguhan penahanan Jerinx , Selasa (18/8/2020). Drumer Superman Is Dead (SID) itu pun kembali dijebloskan ke sel tahanan. "Ditolak karena dikhawatirkan mengulangi perbuatannya," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi dalam pesan singkatnya.

Penolakan itu disampaikan langsung kepada Jerinx di sela menjalani pemeriksaan lanjutan di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali. (Baca juga: Dipakai Jokowi, Sepeda Lipat Kreuz Banjir Orderan hingga 2023)

Setelah pemeriksaan, musisi bernama I Gede Ari Astina itu kembali digiring penyidik ke rumah tahanan. Didampingi kuasa hukum Wayan Gendo Suardana, Jerinx mengenakan baju tahanan dengan kedua tangannya diborgol tali plastik. (Baca juga: Pakar Virologi UGM: Atasi COVID-19 Jangan Tergantung Vaksin)

Gendo mengatakan, alasan penyidik tidak mengabulkan penangguhan penahanan bagi Jerinx sangat subyektif. "Klien saya selama ini sangat koperatif dan tidak akan melarikan diri. Dia juga menyatakan di depan penyidik tidak akan melakukan perbuatan yang sama," tandasnya.

Nora Alexandra, istri Jerinx yang turut hadir menyatakan tetap mendukung suaminya untuk menghadapi kasus ini. "Support-nya untuk dia selalu sehat dan tetap kuat di dalam sana. Itu saja aku tidak bisa ngomong banyak," tutupnya.



Pagi sebelumnya, puluhan pendukung Jerinx mendatangi markas Polda Bali. Selain untuk memberi dukungan kepada Jerinx, mereka juga memberikan semangat untuk dua personel SID yang diperiksa sebagai saksi. Mereka juga membawa poster bertuliskan "Bebaskan Jerinx".
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top