Viral Preman Kampung Paksa Bocah Penjual Piscok Onani Sambil Direkam Nonton Film Bokep
Sabtu, 02 Maret 2024 - 11:06 WIB
loading...
Seorang bocah penjual pisang cokelat (piscok) berinisial DK (12) dipaksa melakukan onani dan nonton film bokep. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
PALEMBANG - Seorang bocah penjual pisang cokelat (piscok) berinisial DK (12) diancam sekumpulan pemuda untuk melakukan onani dan direkam viral di media sosial. Kekinian, polisi sedang mencari kawanan preman kampung tersebut.
Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo mengatakan menerima informasi terkait kejadian itu, juga sudah mengetahui kalau sejumlah pria itu sudah mendatangi keluarga DK untuk meminta maaf.
Namun, kata dia, pihaknya sedang melakukan penyelidikan mengusut kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. ”Sedang dilakukan penyelidikan terhadap para pelakunya,” kata Anwar, Sabtu (2/3/2024).
Baca Juga: Bejat! Pria Ini Pamer Kemaluan dan Onani di Depan Anak-anak Perempuan
Menurut dia, Tim Subdit PPA akan segera memanggil dan memeriksa semua orang yang terlibat dan terekam dalam video tersebut. Termasuk DK selaku korban dan Dedek, perekam dan pengunggah video viral tersebut.
”Iya, semua pihak yang ada di lokasi itu akan kita panggil dan kita mintai keterangan,” katanya.
Peristiwa bejat itu terjadi di kedai makanan di Jalan Balap Sepeda, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Selasa (27/2) malam, saat itu warga Jalan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang itu tengah mampir berjualan dan numpang duduk di sana.
Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo mengatakan menerima informasi terkait kejadian itu, juga sudah mengetahui kalau sejumlah pria itu sudah mendatangi keluarga DK untuk meminta maaf.
Namun, kata dia, pihaknya sedang melakukan penyelidikan mengusut kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. ”Sedang dilakukan penyelidikan terhadap para pelakunya,” kata Anwar, Sabtu (2/3/2024).
Baca Juga: Bejat! Pria Ini Pamer Kemaluan dan Onani di Depan Anak-anak Perempuan
Menurut dia, Tim Subdit PPA akan segera memanggil dan memeriksa semua orang yang terlibat dan terekam dalam video tersebut. Termasuk DK selaku korban dan Dedek, perekam dan pengunggah video viral tersebut.
”Iya, semua pihak yang ada di lokasi itu akan kita panggil dan kita mintai keterangan,” katanya.
Peristiwa bejat itu terjadi di kedai makanan di Jalan Balap Sepeda, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Selasa (27/2) malam, saat itu warga Jalan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang itu tengah mampir berjualan dan numpang duduk di sana.
Lihat Juga :