Percikan Las, Penyebab Ledakan di Pabrik Bioetanol Mojokerto
Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:19 WIB
loading...
Tim inavis Polresta Mojokerto dan Tim Labfor Cabang Surabaya Polda Jatim melakukan olah TKP di pabrik bioetanol PT Enero Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A
A
A
MOJOKERTO - Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan insiden lendakan dan kebakaran yang terjadi di pabrik Bioetanol PT. Energi Argo Nusantara (Enero) Mojokerto. Diduga, ledakan itu dipicu percikan las proses pemasangan pipa di sekitar tangki produksi.
Kapolres Kota (Kapolresta) Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan korban luka-luka, sebelum kejadian terdapat aktivitas pipanisasi di PT Enero. Lokasinya pengerjaannya, tidak jauh dari tangki penampungan bioetanol berkapasitas 15.000 liter.
"Sehingga dugaan kami awal pada pengerjaan konstruksi itu terjadinya kebakaran akibat percikan pengelasan yang saat itu sedang dilakukan," kata Deddy saat ditemui di PT Enero Mojokerto, Selasa (11/8/2020).
(Baca juga: Lima Korban Ledakan Pabrik Bioetanol Masih Dirawat di ICU )
Percikan api las saat pengerjaan konstruksi pipinisasi tersebut diduga mengenai tangki penampungan bioetanol kapasitas 15.000 liter tersebut. Sehingga memicu ledakan dan kebakaran hebat. Bahkan satu orang tewas dan 10 orang pekerja kontruksi dari pihak ketiga mengalami luka.
Namun mengenai penyebab pasti ledakan tangki penampungan bioetanol ini, Deddy menyatakan masih dalam proses penyelidikan. Sejauh ini, penyidik Polresta Mojokerto bersama Tim Labfor Cabang Surabaya Polda Jatim masih melakukan proses penyelidikan di lokasi ledakan. Ini dilakukan untuk memastikan terkait penyebab kebakaran.
"Namun mengenai penyebab pasti kejadian ini akan dirampungkan Tim Labfor Cabang Surabaya Polda Jatim guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak," papar Kapolres usai melakukan peninjauan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Kota (Kapolresta) Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan korban luka-luka, sebelum kejadian terdapat aktivitas pipanisasi di PT Enero. Lokasinya pengerjaannya, tidak jauh dari tangki penampungan bioetanol berkapasitas 15.000 liter.
"Sehingga dugaan kami awal pada pengerjaan konstruksi itu terjadinya kebakaran akibat percikan pengelasan yang saat itu sedang dilakukan," kata Deddy saat ditemui di PT Enero Mojokerto, Selasa (11/8/2020).
(Baca juga: Lima Korban Ledakan Pabrik Bioetanol Masih Dirawat di ICU )
Percikan api las saat pengerjaan konstruksi pipinisasi tersebut diduga mengenai tangki penampungan bioetanol kapasitas 15.000 liter tersebut. Sehingga memicu ledakan dan kebakaran hebat. Bahkan satu orang tewas dan 10 orang pekerja kontruksi dari pihak ketiga mengalami luka.
Namun mengenai penyebab pasti ledakan tangki penampungan bioetanol ini, Deddy menyatakan masih dalam proses penyelidikan. Sejauh ini, penyidik Polresta Mojokerto bersama Tim Labfor Cabang Surabaya Polda Jatim masih melakukan proses penyelidikan di lokasi ledakan. Ini dilakukan untuk memastikan terkait penyebab kebakaran.
"Namun mengenai penyebab pasti kejadian ini akan dirampungkan Tim Labfor Cabang Surabaya Polda Jatim guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak," papar Kapolres usai melakukan peninjauan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Lihat Juga :