Proyek Pedestrian Metro Tanjung Bunga Siap Tender, Nilainya Rp127 M
Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, pembangunan pedestrian di kawasan yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Takalar itu mengadopsi konsep pedestrian disejumlah kota besar seperti Sudirman-Thamrin di Jakarta. Tapi tetap mengedepankan kearifan lokal.
Selain itu, pedestrian Metro Tanjung Bunga juga akan dilengkapi dengan taman dan tempat duduk dengan jarak setiap 5 meter. Kemudian tak ketinggalan akan menyiapkan jalur khusus disabilitas. "Jadi nanti panjangnya itu masing-masing sisi itu 1,6 kilometer dan lebarnya itu 50 meter. Jadi kita fasilitasi masyarakat biar nyaman beraktivitas disitu," ujarnya.
Terpisah, Kepala BLPBJ Kota Makassar, Fuad Azis mengatakan proyek pedestrian Metro Tanjung memang menjadi skala prioritas. Perlu digenjot agar bisa secepatnya di tender. Setelah dokumen tender diterima, pihaknya langsung melakukan verifikasi agar segera dilakukan kaji ulang.
"Dokumennya sudah masuk dan itu langsung kita verifikasi. Sore ini juga kita jadwalkan kaji ulang, tidam bisa ditunda karena waktu terus jalan," ungkap Fuad. Baca Lagi : Rekomendasi Dewan: Pemkot Harus Percepat Tender Proyek Ringan
Pada tahapan kaji ulang, pokja bersama OPD teknis membahas terkait rencana umum pengadaan. Mulai dari nilai kontrak, spesifikasi teknis barang dan jasa, harga perkiraan sendiri (HPS), hingga proses pengerjaan disisa waktu berjalan. "Jadi kaji ulang ini kita mau samakan persepsi layak atau tidaknya proyek ini ditender," ucapnya.
Selain itu, pedestrian Metro Tanjung Bunga juga akan dilengkapi dengan taman dan tempat duduk dengan jarak setiap 5 meter. Kemudian tak ketinggalan akan menyiapkan jalur khusus disabilitas. "Jadi nanti panjangnya itu masing-masing sisi itu 1,6 kilometer dan lebarnya itu 50 meter. Jadi kita fasilitasi masyarakat biar nyaman beraktivitas disitu," ujarnya.
Terpisah, Kepala BLPBJ Kota Makassar, Fuad Azis mengatakan proyek pedestrian Metro Tanjung memang menjadi skala prioritas. Perlu digenjot agar bisa secepatnya di tender. Setelah dokumen tender diterima, pihaknya langsung melakukan verifikasi agar segera dilakukan kaji ulang.
"Dokumennya sudah masuk dan itu langsung kita verifikasi. Sore ini juga kita jadwalkan kaji ulang, tidam bisa ditunda karena waktu terus jalan," ungkap Fuad. Baca Lagi : Rekomendasi Dewan: Pemkot Harus Percepat Tender Proyek Ringan
Pada tahapan kaji ulang, pokja bersama OPD teknis membahas terkait rencana umum pengadaan. Mulai dari nilai kontrak, spesifikasi teknis barang dan jasa, harga perkiraan sendiri (HPS), hingga proses pengerjaan disisa waktu berjalan. "Jadi kaji ulang ini kita mau samakan persepsi layak atau tidaknya proyek ini ditender," ucapnya.
(sri)
Lihat Juga :