2 Nakes Positif COVID-19, IGD dan ICU RSUD Raja Ahmad Tabib Tutup

loading...
2 Nakes Positif COVID-19, IGD dan ICU RSUD Raja Ahmad Tabib Tutup
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
BINTAN - Dalam sepekan, jumlah warga yang terpapar COVID–19 di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten dan Kota Bintan, kembali meningkat hingga 500 kasus.

Bahkan, Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib terpaksa menutup sementara pelayanan di Instalasi Gawat darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU), setelah dua tenaga kesehatan di rumah sakit itu dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. (BACA JUGA:Warga Batanghari Jambi Dikejutkan Penemuan Mayat Kakek Usia 80 Tahun)

Penutupan sementara pelayanan IGD dan ICU tersebut sebagai upaya untuk menjaga keselamatan para pasien dan petugas dari penyebaran virus COVID-19, Sabtu (8/8/20). (BACA JUGA:Pengemudi Mabuk, Mobil Terjun ke Sungai Mahakam 3 Orang Hilang)

Sebelumnya pemerintah sudah menetapakan zona kuning ke hijau, kini Kepri khususnya Kota dan Kabupaten Bintan kembali ke zona merah. Pasalnya, penambahan terinfeksi virus covid-19 terus bertambah. Sehingga diharapkan setiap kalangan masyarakat agar selalu melakukan pengawasan diri. (BACA JUGA:5 Karyawan Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Positif COVID-19)

"Penutupan itu disebabkan satu orang dokter igd dan satu orang perawat icu terpapar COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana, Minggu (9/8/2020).

Kabar pemberitahuan penutupan sementara IGD dan ICU RSUD Raja Ahmad Tabib sudah beredar di media WhatsApp. "Pemberitahuan sehubungan dengan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib maka disampaikan pelayanan IGD dan ICU ditutup sementara untuk pemberitahuan kapan kembali ada layanan akan disampaikan selanjutnya."

(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top