Lahir Prematur, Bayi Kembar Empat di Manggarai Timur Meninggal Dunia
Sabtu, 12 April 2025 - 20:59 WIB
loading...
Bayi kembar empat yang lahir prematur di Manggarai Timur meninggal dunia. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Seorang ibu asal Desa Bea Waek, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, melahirkan bayi kembar empat dalam kondisi prematur di RSUD Ben Mboi, Ruteng, pada Jumat, 12 April 2025.
Sayangnya, keempat bayi tidak dapat diselamatkan akibat kelahiran yang terjadi pada usia kehamilan yang masih sangat dini, yakni sekitar 20 minggu.
Kepala Puskesmas Mano, Paskalis Jangkar, menjelaskan bahwa ibu tersebut telah dirujuk ke RSUD Ben Mboi pada usia kehamilan lima bulan, setelah petugas kesehatan mendeteksi adanya kehamilan multipel pada saat pemeriksaan kehamilan 18-19 minggu dan diperkuat hasil USG oleh dokter spesialis kandungan.
Baca juga: Orang Tua Tidur, Bayi Kembar di Nganjuk Tewas Tercebur ke Kolam
“Organ vital janin seperti paru-paru dan sistem peredaran darah belum berkembang sempurna pada usia kehamilan 20 minggu, sehingga peluang hidup sangat kecil,” jelas Jangkar, Sabtu (12/4/2025).
Sayangnya, keempat bayi tidak dapat diselamatkan akibat kelahiran yang terjadi pada usia kehamilan yang masih sangat dini, yakni sekitar 20 minggu.
Kepala Puskesmas Mano, Paskalis Jangkar, menjelaskan bahwa ibu tersebut telah dirujuk ke RSUD Ben Mboi pada usia kehamilan lima bulan, setelah petugas kesehatan mendeteksi adanya kehamilan multipel pada saat pemeriksaan kehamilan 18-19 minggu dan diperkuat hasil USG oleh dokter spesialis kandungan.
Baca juga: Orang Tua Tidur, Bayi Kembar di Nganjuk Tewas Tercebur ke Kolam
“Organ vital janin seperti paru-paru dan sistem peredaran darah belum berkembang sempurna pada usia kehamilan 20 minggu, sehingga peluang hidup sangat kecil,” jelas Jangkar, Sabtu (12/4/2025).
Lihat Juga :