Lawan Oligarki, 20 BEM di Jateng dan DIY Gelar Demonstrasi di Monumen Serangan Umum 1 Maret
Rabu, 29 November 2023 - 21:14 WIB
loading...
Puluhan mahasiswa dari berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Jateng-DIY melakukan aksi demonstrasi di depan monumen Serangan Umum 1 Maret, Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (29/11/2023). Foto/MPI/Erfan Erlin
A
A
A
YOGYAKARTA - Mahasiswa dari 20 BEM di Jateng dan DIY, menggelar aksi demonstrasi di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret, Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (29/11/2023). Dalam aksi demonstrasi melawan oligarki kekuasaan tersebut, para mahasiswa membawa jagung yang dikupas separuh.
Baca juga: Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Bergerak, Gelar Mimbar Demokrasi di ISI Tolak Politik Dinasti
Massa mahasiswa yang mengenakan pakaian berwarna hitam, dengan tulisan Republik Rasa Kerajaan. Mereka berasal dari BEM UGM, UMY, UII, UPN, Utidar, Universitas Muhammadiyah Magelang, dan berbagai universitas lainnya.
Mereka memulai aksi sekitar pukul 16.45 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Para mahasiswa berkumpul untuk menyuarakan kebingungan demokrasi yang terjadi saat ini.
Baca juga: Garang saat Tembaki Mahasiswa, 2 Pria di Sleman Lemas Ditangkap Polisi
Ketua BEM KM UGM, Geilbran Muhammad Noor mengatakan, mereka terpaksa turun ke jalan menyuarakan keresahan mereka, keresahan rakyat Indonesia. Sebab demokrasi Indonesia tidak sedang baik-baik saja karena dirusak oleh sekelompok orang yang ingin mempertahankan kekuasaan dengan oligarki.
Baca juga: Ribuan Mahasiswa Yogyakarta Bergerak, Gelar Mimbar Demokrasi di ISI Tolak Politik Dinasti
Massa mahasiswa yang mengenakan pakaian berwarna hitam, dengan tulisan Republik Rasa Kerajaan. Mereka berasal dari BEM UGM, UMY, UII, UPN, Utidar, Universitas Muhammadiyah Magelang, dan berbagai universitas lainnya.
Mereka memulai aksi sekitar pukul 16.45 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Para mahasiswa berkumpul untuk menyuarakan kebingungan demokrasi yang terjadi saat ini.
Baca juga: Garang saat Tembaki Mahasiswa, 2 Pria di Sleman Lemas Ditangkap Polisi
Ketua BEM KM UGM, Geilbran Muhammad Noor mengatakan, mereka terpaksa turun ke jalan menyuarakan keresahan mereka, keresahan rakyat Indonesia. Sebab demokrasi Indonesia tidak sedang baik-baik saja karena dirusak oleh sekelompok orang yang ingin mempertahankan kekuasaan dengan oligarki.
Lihat Juga :