Hore! Siswa Kurang Mampu di Makassar Dapat Pinjaman Gawai untuk Belajar
Kamis, 06 Agustus 2020 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebut ada 528 unit tablet yang disiapkan sekolah. Rencananya, tablet ini akan digunakan untuk menunjang pembelajaran di sekolah. Namun karena pandemi maka tablet itu dipinjamkan ke siswa untuk digunakan di rumah. "Tablet itukan di beli untuk dipakai di sekolah tapi karena sistem belajar daring makanya di pinjamkan ke siswa yang belum punya," paparnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik menyebutkan ada 19 sekolah yang mendapat dana BOS Kinerja. Anggaran itu diperuntukkan untuk pengadaan tablet. "Tablet itu yang kita pinjamkan ke siswa untuk digunakan belajar daring," singkatnya.
Dia berharap semua siswa kurang mampu yang belum memiliki gawai bisa dicover melalui peminjaman tablet tersebut. Apalagi ada 2.830 tablet yang dimiliki dari 19 sekolah. Baca Juga : Pendidikan Harus Didesain Sistematis, Terstruktur dan Tepat Sasaran
Terbanyak SMPN 8 528 unit tablet, SMPN 6 428 unit, SMPN 18 410 unit, SMPN 12 373 unit, SMPN 2 303 unit. Selanjutnya, SDN Kompleks Ikip I 94 unit, SDN Kompleks Ikip 93 unit, SD Inpres Mariso I 78 unit, SD Inpres Gontang 70 unit, SD Inpres Tamalanrea 4 67 unit.
Kemudian, SD Inpres Bawakaraeng 65 unit, SDN Rajawali 54 unit, SDN Bontomarannu 2 46 unit, SD Inpres Galangan Kapal III 44 unit, SDN Katangka 42 unit, SD Inpres Panaikang I 43 unit, SD Inpres Rappocini 38 unit, SDN Gunung Sari II 31 unit, dan SD Inpres Gunung Sari Baru 23 unit. "Insyaallah pekan ini sudah didistribusikan. Jadi semua siswa yang meminjam dibuatkan berita acara agar menjadi tanggungjawab orang tua siswa," paparnya. Baca Lagi : Masih Kekurangan Siswa, Sejumlah SMP Negeri Buka Pendaftaran Offline
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik menyebutkan ada 19 sekolah yang mendapat dana BOS Kinerja. Anggaran itu diperuntukkan untuk pengadaan tablet. "Tablet itu yang kita pinjamkan ke siswa untuk digunakan belajar daring," singkatnya.
Dia berharap semua siswa kurang mampu yang belum memiliki gawai bisa dicover melalui peminjaman tablet tersebut. Apalagi ada 2.830 tablet yang dimiliki dari 19 sekolah. Baca Juga : Pendidikan Harus Didesain Sistematis, Terstruktur dan Tepat Sasaran
Terbanyak SMPN 8 528 unit tablet, SMPN 6 428 unit, SMPN 18 410 unit, SMPN 12 373 unit, SMPN 2 303 unit. Selanjutnya, SDN Kompleks Ikip I 94 unit, SDN Kompleks Ikip 93 unit, SD Inpres Mariso I 78 unit, SD Inpres Gontang 70 unit, SD Inpres Tamalanrea 4 67 unit.
Kemudian, SD Inpres Bawakaraeng 65 unit, SDN Rajawali 54 unit, SDN Bontomarannu 2 46 unit, SD Inpres Galangan Kapal III 44 unit, SDN Katangka 42 unit, SD Inpres Panaikang I 43 unit, SD Inpres Rappocini 38 unit, SDN Gunung Sari II 31 unit, dan SD Inpres Gunung Sari Baru 23 unit. "Insyaallah pekan ini sudah didistribusikan. Jadi semua siswa yang meminjam dibuatkan berita acara agar menjadi tanggungjawab orang tua siswa," paparnya. Baca Lagi : Masih Kekurangan Siswa, Sejumlah SMP Negeri Buka Pendaftaran Offline
(sri)
Lihat Juga :