Kritik Keras Putusan MK, Aliansi Mahasiswa Sulteng Tolak Politik Dinasti

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 11:13 WIB
loading...
Kritik Keras Putusan...
Aliansi mahasiswa dari berbagai kampus di Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aksi di depan Gedung DPRD Sulteng, Kota Palu, Jumat (20/10/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
PALU - Aliansi mahasiswa dari berbagai kampus di Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aksi di depan Gedung DPRD Sulteng, Kota Palu, Jumat (20/10/2023). Dengan membawa spanduk berisi penolakan, para mahasiswa tersebut menyatakan sikap tegas untuk menolak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Capres-Cawapres.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Palu Resaldy mengatakan, putusan MK yang mengabulkan gugatan tersebut dinilai telah membuat kemunduran bagi demokrasi di Indonesia. Menurut Resaldy, para mahasiswa dan hampir seluruh kalangan masyarakat Indonesia tidak ingin ada dinasti politik.

"Bahwa yang kami nilai hari ini, putusan hari ini mencederai sifat-sifat demokrasi. Seakan-akan ada orang yang mau melanggengkan, mau membentuk dinastinya di Indonesia," kata Resaldy di lokasi.

Adapun dalam putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023, MK mengabulkan sebagian permohonan yang menguji Pasal 169 huruf q UU No 7/2017 tentang Pemilu. Dikabulkannya gugatan tersebut membuka peluang bagi capres-cawapres berusia minimal 40 tahun atau pernah atau sedang menjabat jabatan kepala daerah bisa maju dalam pilpres 2024.

Resaldy menegaskan keputusan MK itu tidak hanya menimbulkan kegaduhan di dunia politik dalam negeri saja. Putusan itu juga mengesahkan adanya dinasti politik yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung UU. "Ini penting untuk disuarakan dan dengan tegas kami menyampaikan kami menolak putusan itu dan semoga negara ini tetap dalam lindungan Tuhan," tegasnya.

Izmail, perwakilan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) menilai putusan MK itu sebagai upaya membentuk dinasti politik. Putusan itu ditengarai sebagai upaya memberikan karpet merah kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres, yang masih berusia 36 tahun.

"Kami menyatakan menolak dengan keras agar tidak terjadi dinasti atau hubungan kekeluargaan di dalam politik Indonesia," ujarnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved