Dinkes Solo Lacak Penyebaran COVID-19 Klaster Perkantoran

loading...
Dinkes Solo Lacak Penyebaran COVID-19 Klaster Perkantoran
Dinkes Kota Solo, lakukan pelacakan penyebaran COVID-19 untuk klaster perkantoran. Foto/Ilustrasi
SOLO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, terus melacak mata rantai penyebaran COVID-19 di lingkungan Pemkot Solo. Setelah Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dinyatakan sembuh, dua pegawai Pemkot Solo giliran dinyatakan positif COVID-19.

(Baca juga: 7 Desa dan Kelurahan di Kota Depasar Nol Kasus COVID-19)

Kepala Dinkes Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengemukakan, pihaknya melakukan penelusuran terhadap 12 orang setelah salah satu pegawai humas dan protokol Pemkot Solo positif COVID-19.

Sedangkan kontak Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Etty Retnowati sebanyak 34 orang. "Jumlah itu termasuk keluarga, teman sekantor maupun kontak lain yang pernah bertemu," kata Siti Wahyuningsih, Selasa (4/8/2020).



Keduanya telah diminta untuk karantina mandiri agar mata rantai penyebaran COVID-19 dapat diputus. Siti Wahyuningsih enggan membeberkan asal kedua pegawai Pemkot Solo terpapar COVID-19. Ia hanya menyebut bahwa keduanya terdeteksi melalui tracking kontak erat terhadap kasus sebelumnya.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Solo, Ahyani mengakui, dari 102 orang yang menjalani swab PCR, hasilnya ada yang belum keluar. (Baca juga: Memilukan, IRT Ini Curhat Ibunya Dipaksa Jadi Pasien COVID-19)

Bagi yang hasilnya belum keluar diminta untuk tetap karantina mandiri. Khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) karena terkait dengan pelayanan masyarakat. "Prinsipnya jangan tertular, dan jangan menularkan, etikanya seperti itu," ungkap Ahyani.
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top