Komplotan Ini Mengaku Bisa Gandakan Uang dengan Alat dari Australia

Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:51 WIB
loading...
Komplotan Ini Mengaku...
Tersangka penganda uang abal-abal mempraktikan bagaiaman cara kerja dalam pengandaan uang saat ungkap kasus di Mapolres Sleman, Selasa (4/8/2020). FOTO : SINDOnews/Priyo Setyawan
A A A
SLEMAN - Polres Sleman berhasil membongkar komplotan penganda uang abal-abal . Komplotan ini mengaku bisa mengandakan satu lembar uang asli menjadi 10 kali lipat menggunakan alat printer yang mereka sebut berasal dari Australia.

Namun aksi para pelaku ini keburu tercium petugas. Ketiga pelaku masing-masing ZAS, 42 warga Ponjong, Gunungkidul, KA, 26 warga Trucuk, Klaten,Jawa Tengah (Jateng) dan JM, 44 warga Rengat, Indragiri Hulu, Riau saat ini mendekam di balik jeruji besi.

Mereka ditangkap saat menjalankan praktik di hotel Jalan Kaliurang Km 15, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Kamis (11/6/2020) dini hari. Ketiganya sekarang di tahan di tahanan Mapolres Sleman.(Baca juga : Beli Ganja Paket Hemat, Anak Pejabat di Sleman Diamankan Polisi )

Petugas juga mengamankan mesin prin modifikasi yang digunakan untuk mencetak uang, dua mobil No Pol B 11-2 BY dan B 1035 WMP, delapan lembar uang Rp100.000, beberapa potongan kertas putih ukuran uang kertas, tinta, cutter, alat suntikan,botol bekas berisi cairan tiner dan handphone milik tersangka sebagai barang bukti (BB).

Kasat Reskrim Polres Sleman , AKP Deni Irwansyah mengatakan terbongkarnya praktik pengadaan uang abal-bal ini hasil pengembangan informasi dari masyarakat tentang seseorang yang dapat membuat uang rupiah kertas original. Yaitu satu kertas uang bisa dilipatgandakan menjadi 10 kali lipat.

Petugas menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan. Petugas yang melakukan penyamaran berhasil masukke jaringan pelaku dan berpura-pura ingin menjadi pendana untuk melipat gandakan uang.

“Setelah berhasil masuk ke jaringan mereka, petugas mengatakan ingin melipatgandakan uang Rp60 juta menjadi Rp700 juta,” kata Deni saat ungkap kasus di Mapolres Sleman, Selasa (4/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Kronologi 2 WN Liberia...
Kronologi 2 WN Liberia Ditangkap terkait Kasus Penipuan Modus Black Dollar
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
466.535 Lembar Rupiah...
466.535 Lembar Rupiah Dimusnahkan, BI Ungkap Benteng Tangguh Memutus Peredaran Uang Palsu
Kejari Sleman Minta...
Kejari Sleman Minta Maaf dan Siap Hentikan Perkara Hogi Minaya
Kasat Lantas Polresta...
Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya
Rekomendasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved