Elpiji 3 Kg Langka di Kolaka Utara, Warga Ramai-ramai Serbu Agen Gas
Kamis, 12 Oktober 2023 - 16:38 WIB
loading...
Warga Lasusua, Kolut serbu agen penjualan untuk berebut tabung yang baru tiba. Beberapa diantaranya tidak kebagian jatah karena stok habis. Foto/Muh. Rusli/MPI
A
A
A
KOLAKA UTARA - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram (Kg) terjadi sejak awal pekan ini di seluruh wilayah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra). Selain Ibu Rumah Tangga (IRT), para pelaku usaha kuliner mengeluh karena aktifitas usahanya macet akibat kehabisan bakar.
Salah satu pelaku usaha makanan siap saji di Kecamatan Lasusua, Fathul mengatakan tabung gas elpijinya habis sejak tiga hari lalu. Saat ini usahanya terhenti dan sedang berupaya mencari ke sejumlah agen dan pengecer.
"Pusing tidak menjual dan udah keliling mencari tidak dapat. Kalau hari ini tidak dapat lagi tentu belum bisa jualan," keluhnya, Kamis (12/10/2023).
Menanggapi keluhan masyarakat, Asisten IPemkab Kolut, Mukhlis Bachtiar menjelaskan jika kelangkaan tabung gas elpiji ini akibat gangguan distribusi. Izin usaha pangkalan pengisian yang berada di Kabupaten Kolaka telah berakhir sejak dua bulan lalu.
Baca Juga: Andalkan Biogas, Warga Desa Mundu Klaten Tak Panik saat Elpiji Langka
"Dialihkan dan ditangani stasiun di Kabupaten Konawe. Nahasnya, pengisian ini alami musibah kebakaran hingga distribusi ditangani langsung dari Kendari," bebernya.
Stasiun yang dimaksud Mukhlis Bahtiar yakni Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Osu Wonua Perkasa di Kecamatan Sampara yang terbakar pada Sabtu (07/10/2023), malam. Pihak Dinas Perdagangan Kolut telah melakukan koordinasi ke Kendari agar distribusi bisa disalurkan ke wilayahnya.
Salah satu pelaku usaha makanan siap saji di Kecamatan Lasusua, Fathul mengatakan tabung gas elpijinya habis sejak tiga hari lalu. Saat ini usahanya terhenti dan sedang berupaya mencari ke sejumlah agen dan pengecer.
"Pusing tidak menjual dan udah keliling mencari tidak dapat. Kalau hari ini tidak dapat lagi tentu belum bisa jualan," keluhnya, Kamis (12/10/2023).
Menanggapi keluhan masyarakat, Asisten IPemkab Kolut, Mukhlis Bachtiar menjelaskan jika kelangkaan tabung gas elpiji ini akibat gangguan distribusi. Izin usaha pangkalan pengisian yang berada di Kabupaten Kolaka telah berakhir sejak dua bulan lalu.
Baca Juga: Andalkan Biogas, Warga Desa Mundu Klaten Tak Panik saat Elpiji Langka
"Dialihkan dan ditangani stasiun di Kabupaten Konawe. Nahasnya, pengisian ini alami musibah kebakaran hingga distribusi ditangani langsung dari Kendari," bebernya.
Stasiun yang dimaksud Mukhlis Bahtiar yakni Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Osu Wonua Perkasa di Kecamatan Sampara yang terbakar pada Sabtu (07/10/2023), malam. Pihak Dinas Perdagangan Kolut telah melakukan koordinasi ke Kendari agar distribusi bisa disalurkan ke wilayahnya.
Lihat Juga :