Kisah Cahyo Widodo, Difabel Semarang yang Kini Punya Banyak Warung

Minggu, 26 Juli 2020 - 09:35 WIB
loading...
Kisah Cahyo Widodo,...
Cahyo Widodo, difabel asal Semarang ini sukses mendirikan sejumlah warung setelah sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19. Foto/Ist.
A A A
SEMARANG - Memiliki keterbatasan fisik, bukan sebagai penghalang bagi warga Kota Semarang, bernama Cahyo Widodo (42) ini. Dia memiliki kisah inspiratif yang layak untuk ditiru. Keterbatasan fisik tak membuatnya menyerah dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang tengah membelit.

(Baca juga: Kakek 67 Tahun di Kebumen 5 Kali Setubuhi Gadis 14 Tahun )

Terlebih dalam situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini yang membuat pelaku usaha, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus berjuang keras tak hanya secara konvensional namun juga dituntut harus bertransformasi ke digital atau secara online.

Berkat perjuangan tak mengenal lelah, kini Dodo, begitu ia akrab disapa berhasil membuka beberapa warung yang menjadi sumber penghasilan sehari-hari.

(Baca juga: TNI-Polri Kerja Keras Atasi Dampak Banjir di Bolsel dan Bolmong )

Sebelumnya, Dodo telah mengalami jatuh bangun dalam membangun usaha warung sejak tahun 2001 silam. Sayangnya, semua usaha warung tersebut gagal karena tidak bisa berkembang.

Pantang menyerah, ia kemudian mencoba bersinergi dengan platform digital GrabKios dan memanfaatkan teknologi serta strategi pemasaran lewat digital dengan GrabKios.

"Saya mengubah konsep warung dengan menambahkan tempat nongkrong agar pembeli bisa minum kopi dan bersantai sejenak di tempat saya. Sambil melayani pembeli, saya rajin menawarkan isi pulsa atau membayar tagihan melalui aplikasi," ungkap Dodo.

Ia menuturkan, ketika awal menjadi Agen GrabKios, dirinya sempat mengalami kebingungan apabila ada orang yang ingin bertransaksi secara digital.

"Saya ikuti program #TerusUsaha belajar menggunakan ponsel. Setelah bisa dan terbiasa menggunakan aplikasi, saya pun rutin membuat status di WhatsApp (WA) untuk memberitahu bahwa di warung saya sudah bisa melakukan isi ulang pulsa, membeli token listrik, serta membayar berbagai tagihan," ungkapnya.

(Baca juga: Senin KBS Dibuka, Pesan Tiket Via Online dan Dilarang Naik Satwa )

Dia mengaku telah merasakan manfaat dengan adanya teknologi digital dalam mengembangkan usaha, karena sejak bergabung dengan GrabKios. Disebutkan, jumlah transaksi di warung kian bertambah banyak hingga penghasilan meningkat hingga 70% per bulan.

"Ini juga merupakan pertama kalinya, saya membuka rekening bank untuk menyimpan uang. Sekarang, selain bisa menyekolahkan anak dan merenovasi warung , saya punya modal untuk membuka usaha lainnya," pungkasnya.

Seperti diketahui, aplikasi Grab telah meluncurkan program #TerusUsaha di Kota Semarang. Program ini membantu transformasi usaha kecil dari offline menjadi online. Selain itu, program ini menjadi solusi dalam percepatan transformasi digital ratusan ribu UMKM di Kota Semarang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Irma dan Jejak Pemberdayaan...
Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas melalui PNM Mekaar di Bandung
Lalin Normal, One Way...
Lalin Normal, One Way Lokal di Jalan Tol Semarang Dihentikan
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Berita Terkini
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved