Viral! Ratusan PKL Menangis Histeris saat Lapaknya Dibongkar Satpol PP
Selasa, 20 Juni 2023 - 20:48 WIB
loading...
Ratusan pedagang kaki lima (PKL) menangis histeris saat anggota Satpol PP Kota Palembang, membongkar lapak-lapak mereka di luas Pasar 16 Ilir. Foto/iNews TV/Guntur
A
A
A
PALEMBANG - Video ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar 16 Ilir Kota Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Pasalnya, dalam video tersebut terlihat ratusan PKL menangis hiteris saat lapak-lapak mereka dibongkat anggota Satpol PP.
Baca juga: Bikin Macet, 100 PKL di Gunung Mas Puncak Bogor Ditertibkan
Para PKL tersebut menggelar aksi unjuk rasa menolak pembongkaran lapak daangan mereka. Bahkan, para PKL ini juga berani membongkar paksa pagar seng yang telah dipasang anggota Satpol PP Kota Palembang.
Ratusan PKL yang rata-rata emak-emak tersebut, juga terekam membawa spanduk berisi penolakan untuk dipindahkan ke tempat lain selama Pasar 16 Ilir direnovasi. Kasi Ops Satpol PP Kota Palembang, Hery mengatakan, sebelum dilakukan pembongkaran lapak PKL, telah diberikan surat peringatan agar segera meninggalkan lokasi.
Baca juga: Terseret Ombak saat Terapi Air Laut, Pria Luwu Utara Tewas Tenggelam di Palopo
"Surat pemberitahuan dan surat peringatan telah disampaikan kepada para PKL, namun para PKL tersebut tidak mengindahkan surat peringatan yang telah dikirimkan. Kami terpaksa melakukan tindakan tegas, dengan membongkar lapak-lapak PKL tersebut," tegas Hery.
Baca juga: Bikin Macet, 100 PKL di Gunung Mas Puncak Bogor Ditertibkan
Para PKL tersebut menggelar aksi unjuk rasa menolak pembongkaran lapak daangan mereka. Bahkan, para PKL ini juga berani membongkar paksa pagar seng yang telah dipasang anggota Satpol PP Kota Palembang.
Ratusan PKL yang rata-rata emak-emak tersebut, juga terekam membawa spanduk berisi penolakan untuk dipindahkan ke tempat lain selama Pasar 16 Ilir direnovasi. Kasi Ops Satpol PP Kota Palembang, Hery mengatakan, sebelum dilakukan pembongkaran lapak PKL, telah diberikan surat peringatan agar segera meninggalkan lokasi.
Baca juga: Terseret Ombak saat Terapi Air Laut, Pria Luwu Utara Tewas Tenggelam di Palopo
"Surat pemberitahuan dan surat peringatan telah disampaikan kepada para PKL, namun para PKL tersebut tidak mengindahkan surat peringatan yang telah dikirimkan. Kami terpaksa melakukan tindakan tegas, dengan membongkar lapak-lapak PKL tersebut," tegas Hery.
Lihat Juga :