Pinjaman Online Beresiko, Hindari Pinjol untuk Gaya Hidup
Minggu, 11 Juni 2023 - 20:03 WIB
loading...
Pinjaman online (pinjol) cukup beresiko jika tidak mempertimbangkan plus minusnya. Foto ilsutrasi
A
A
A
PANDEGLANG - Pinjaman online (pinjol) cukup beresiko jika tidak mempertimbangkan plus minusnya. Rumus pinjol yang aman; hindari pinjol hanya untuk gaya hidup, pinjol terpaksa dilakukan karena kebutuhan yang sangat mendesak dan jangan mengambil pinjaman saat masih punya utang.
”Jangan sekali-kali meminjam hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif hidup Anda. Apalagi untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup,” kata Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pandeglang R. Goenara Daradjat pada diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Yayasan Sahabat Nurani Banten, di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu (11/6/2023) sore.
Goenara menegaskan, cara bijak sebelum melakukan pinjaman online, yaitu dengan prinsip meminjam hanya untuk kebutuhan yang mendesak. Misalnya, kebutuhan untuk orang sakit atau karena terkena musibah. Baca juga: Waspada Tawaran Manis Pinjaman Online, Pelajari Kiat-kiatnya Agar Tidak Berakhir Pahit
Saat ini, aplikasi pinjaman online saat ini banyak menjamur dan populer di kalangan masyarakat. Pinjol menjadi opsi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Sayangnya, kata Goenara, pilihan tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik dan benar terkait risikonya.
"Akibatnya, tidak sedikit dari mereka akhirnya menjadi ketergantungan menggunakan pinjol hingga punya banyak utang," kata Goenara dalam diskusi luring (offline) bertajuk 'Bijaksana Melakukan Pinjaman Online'.
”Sebelum mulai menggunakannya, seharusnya masyarakat perlu mengetahui terlebih dulu plus minus dari pinjol. Dengan begitu, mereka bisa tahu apa saja yang perlu dihindari saat meminjam dana di pinjol,” sambungnya.
”Jangan sekali-kali meminjam hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif hidup Anda. Apalagi untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup,” kata Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pandeglang R. Goenara Daradjat pada diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Yayasan Sahabat Nurani Banten, di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu (11/6/2023) sore.
Goenara menegaskan, cara bijak sebelum melakukan pinjaman online, yaitu dengan prinsip meminjam hanya untuk kebutuhan yang mendesak. Misalnya, kebutuhan untuk orang sakit atau karena terkena musibah. Baca juga: Waspada Tawaran Manis Pinjaman Online, Pelajari Kiat-kiatnya Agar Tidak Berakhir Pahit
Saat ini, aplikasi pinjaman online saat ini banyak menjamur dan populer di kalangan masyarakat. Pinjol menjadi opsi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Sayangnya, kata Goenara, pilihan tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik dan benar terkait risikonya.
"Akibatnya, tidak sedikit dari mereka akhirnya menjadi ketergantungan menggunakan pinjol hingga punya banyak utang," kata Goenara dalam diskusi luring (offline) bertajuk 'Bijaksana Melakukan Pinjaman Online'.
”Sebelum mulai menggunakannya, seharusnya masyarakat perlu mengetahui terlebih dulu plus minus dari pinjol. Dengan begitu, mereka bisa tahu apa saja yang perlu dihindari saat meminjam dana di pinjol,” sambungnya.
Lihat Juga :