Gawat! OJK Ungkap Utang Pinjol Warga Jawa Barat Tembus Rp6 Triliun
Rabu, 13 Maret 2024 - 15:20 WIB
loading...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat data statistik angka penyaluran pinjaman online periode Desember 2023 senilai Rp22,57 triliun. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, data statistik angka penyaluran pinjaman online periode Desember 2023 senilai Rp22,57 triliun. Jumlah tersebut menunjukkan angka penyaluran pinjaman online meningkat dua digit.
Tepatnya sebesar 15,60% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2022 senilai Rp19,53 triliun. Menariknya, jumlah penerima pinjaman online turun 26,59% secara tahunan dari 13,72 juta akun per Desember 2022 menjadi 10,06 juta akun pada Desember 2023.
Artinya, angka penerima pinjol turun dibandingkan nilai penyaluran pinjaman yang terus mendaki. Saat ditelusuri, Jawa Barat menjadi provinsi paling banyak menerima pinjol senilai Rp6,24 triliun pada Desember 2023, melonjak 31,95% secara tahunan dari Rp4,73 triliun.
Baca Juga: Ngeri! Ini Sederet Teror Sadis Korban Utang Pinjol Ilegal
Kucuran pinjol ke Jabar mengambil porsi sebesar 27,65% terhadap total penyaluran. Jika hanya difokuskan ke provinsi Jawa, wilayah Jabar mengambil kue hingga 35,49%. Adapun, penyaluran pinjol ke wilayah Jawa mencapai Rp17,58 triliun.
Tepatnya sebesar 15,60% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2022 senilai Rp19,53 triliun. Menariknya, jumlah penerima pinjaman online turun 26,59% secara tahunan dari 13,72 juta akun per Desember 2022 menjadi 10,06 juta akun pada Desember 2023.
Artinya, angka penerima pinjol turun dibandingkan nilai penyaluran pinjaman yang terus mendaki. Saat ditelusuri, Jawa Barat menjadi provinsi paling banyak menerima pinjol senilai Rp6,24 triliun pada Desember 2023, melonjak 31,95% secara tahunan dari Rp4,73 triliun.
Baca Juga: Ngeri! Ini Sederet Teror Sadis Korban Utang Pinjol Ilegal
Kucuran pinjol ke Jabar mengambil porsi sebesar 27,65% terhadap total penyaluran. Jika hanya difokuskan ke provinsi Jawa, wilayah Jabar mengambil kue hingga 35,49%. Adapun, penyaluran pinjol ke wilayah Jawa mencapai Rp17,58 triliun.
Lihat Juga :