Viral Bu Kades Disandera Warga, 6 Jam Digembok di Dalam Balai Desa
Rabu, 24 Mei 2023 - 20:00 WIB
loading...
Kepala Desa (Kades) Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Elok Suciati disandera warga dengan cara digembok di dalam balai desa selama enam jam. Foto/iNews TV/Pramono Putra
A
A
A
SIDOARJO - Aksi penyanderaan terhadap kepala desa (Kades) menggemparkan warga Kabupaten Sidoarjo. Elok Suciati yang menjabat sebagai Kades Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, disandera warganya sendiri dengan cara digembok di dalam balai desa selama enam jam.
Baca juga: Makassar Gempar! Stres Kena PHK, Pria Ini Sandera dan Ancam Bunuh Seisi Rumah
Bu Kades tersebut, baru bisa ke luar dari dalam balai desa, setelah polisi datang dan mengevakuasinya. Warga nekat menyandera kadesnya sendiri, karena kades tersebut dinilai kinerjanya butuk.
Upaya evakuasi bu kades dari aksi penyanderaan tersebut, sempat membuat warga yang berada di balai desa kesal, dan berupaya mendekati kades yang dikawal ketat polisi. Anggota polisi akhirnya berhasil mengevakuasi bu kades, dan dibawa pulang ke rumahnya.
Baca juga: Merinding! Ada Banyak Pocong di Jalan Kotamobagu, Ini Pemicunya
Kades tersebut dilarang ke luar balai desa, dan digembok, karena dinilai sudah sangat mengecewakan warga. Warga banyak dikecewakan masalah pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Baca juga: Makassar Gempar! Stres Kena PHK, Pria Ini Sandera dan Ancam Bunuh Seisi Rumah
Bu Kades tersebut, baru bisa ke luar dari dalam balai desa, setelah polisi datang dan mengevakuasinya. Warga nekat menyandera kadesnya sendiri, karena kades tersebut dinilai kinerjanya butuk.
Upaya evakuasi bu kades dari aksi penyanderaan tersebut, sempat membuat warga yang berada di balai desa kesal, dan berupaya mendekati kades yang dikawal ketat polisi. Anggota polisi akhirnya berhasil mengevakuasi bu kades, dan dibawa pulang ke rumahnya.
Baca juga: Merinding! Ada Banyak Pocong di Jalan Kotamobagu, Ini Pemicunya
Kades tersebut dilarang ke luar balai desa, dan digembok, karena dinilai sudah sangat mengecewakan warga. Warga banyak dikecewakan masalah pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Lihat Juga :