Rumahnya Terbakar, Slamet Menangis Dihadapan Bupati Askolani
Kamis, 23 Juli 2020 - 10:39 WIB
loading...
Rumahnya Terbakar, Slamet Menangis Dihadapan Bupati Askolani. Foto/SINDOnews/Dede Feb
A
A
A
PANGKALAN BALAI - Bupati Banyuasin Askolani mendatangi Slamet Riyadi (40), warga Rt28/Rw06, Tanjungsari, Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, yang rumahnya hangus terbakar.
Kedatangannya untuk memberikan bantuan secara pribadi uang tunai sebesar Rp20 juta untuk membangun rumah Slamet.
Askolani menjelaskan, uang tersebut dititipkan pada Camat Talang Kelapa Arifin Nasution yang diberi tanggungjawab untuk membangun rumahnya hingga tuntas.
"Uang Rp20 juta ini saya titipkan dengan Pak Camat, nanti bangun seperti yang di Sembawa dan Pangkalan Balai. Pak Camat silahkan tanya dengan ibu Yuni Camat Banyuasin III dan Ibu Lela Camat Sembawa untuk bersinergi," ujar Askolani, Kamis (23/07/2020).
Bupati yang didampingi Kadinsos Banyuasin Alamsyah Rianda memberikan bantuan tanggap darurat dari Pemkab Banyuasin kepada warga tersebut berupa bahan makanan, pakaian, selimut dan alat-alat masak.
"Rumah ini harus dibangun kembali, caranya kita gotong royong. Hari ini saya bantu Rp20 juta, nanti kurangnya saya tugaskan Pak Camat untuk ajak warga gotong royong, termasuk nanti minta bantuan Baznas," katanya.
Menurut Askolani, ditengah kondisi COVID-19 tentu sangat sulit jika menunggu kucuran dana dari APBD, karena semuanya untuk pencegahan dan bantuan dampak corona.
Kedatangannya untuk memberikan bantuan secara pribadi uang tunai sebesar Rp20 juta untuk membangun rumah Slamet.
Askolani menjelaskan, uang tersebut dititipkan pada Camat Talang Kelapa Arifin Nasution yang diberi tanggungjawab untuk membangun rumahnya hingga tuntas.
"Uang Rp20 juta ini saya titipkan dengan Pak Camat, nanti bangun seperti yang di Sembawa dan Pangkalan Balai. Pak Camat silahkan tanya dengan ibu Yuni Camat Banyuasin III dan Ibu Lela Camat Sembawa untuk bersinergi," ujar Askolani, Kamis (23/07/2020).
Bupati yang didampingi Kadinsos Banyuasin Alamsyah Rianda memberikan bantuan tanggap darurat dari Pemkab Banyuasin kepada warga tersebut berupa bahan makanan, pakaian, selimut dan alat-alat masak.
"Rumah ini harus dibangun kembali, caranya kita gotong royong. Hari ini saya bantu Rp20 juta, nanti kurangnya saya tugaskan Pak Camat untuk ajak warga gotong royong, termasuk nanti minta bantuan Baznas," katanya.
Menurut Askolani, ditengah kondisi COVID-19 tentu sangat sulit jika menunggu kucuran dana dari APBD, karena semuanya untuk pencegahan dan bantuan dampak corona.
Lihat Juga :