Pemberantasan Tambang Ilegal di Jateng, ATBI Harus Dilibatkan
Kamis, 09 Maret 2023 - 20:36 WIB
loading...
Guna mencegah pertambangan ilegal di Jateng, pemerintah pusat dan daerah harus mengajak dialog para penambang. Foto/Ilustrasi/Dok.Polresta Magelang
A
A
A
SEMARANG - Permasalahan tambang ilegal di Jateng harus diselesaikan secara tuntas. Guna mencegah pertambangan ilegal, pemerintah pusat maupun daerah harus mengajak dialog para penambang secara terbuka.
Ketua Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI) Jateng , Supriyanto menilai, problem mendasar tambang ilegal adalah masalah perizinan yang dipersulit.
Baca juga: Tambang Pasir Ilegal Lereng Gunung Merapi Digerebek, 5 Backhoe dan 4 Truk Disita
Selain itu tidak ada keberanian dari pejabat daerah untuk membuat diskresi untuk menyelesaikan permasalahan tambang seara komprehensif.
Terkait operasi tangkap tangan atau OTT pertambangan ilegal di Jateng terang Anto sudah seringkali dilakukan oleh Kepolisian hingga diproses hukum.
"Tetapi pertambangan ilegal tidak ada yang berhenti, buka tutup dan ganti pemain saja, yang jadi sorotan masalah bekingan ibaratnya hanya asapnya bukan apinya atau masalah utamanya," tegas pria yang akrab disapa Anto ini dalam keterangannya, Kamis (9/3/2023).
Dia menjelaskan persoalan ini hanya masalah tambang golongan C dan pelakunya juga UMKM sifatnya padat karya melibatkan warga masyarakat sekitar.
Ketua Badan Pengurus Wilayah Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI) Jateng , Supriyanto menilai, problem mendasar tambang ilegal adalah masalah perizinan yang dipersulit.
Baca juga: Tambang Pasir Ilegal Lereng Gunung Merapi Digerebek, 5 Backhoe dan 4 Truk Disita
Selain itu tidak ada keberanian dari pejabat daerah untuk membuat diskresi untuk menyelesaikan permasalahan tambang seara komprehensif.
Terkait operasi tangkap tangan atau OTT pertambangan ilegal di Jateng terang Anto sudah seringkali dilakukan oleh Kepolisian hingga diproses hukum.
"Tetapi pertambangan ilegal tidak ada yang berhenti, buka tutup dan ganti pemain saja, yang jadi sorotan masalah bekingan ibaratnya hanya asapnya bukan apinya atau masalah utamanya," tegas pria yang akrab disapa Anto ini dalam keterangannya, Kamis (9/3/2023).
Dia menjelaskan persoalan ini hanya masalah tambang golongan C dan pelakunya juga UMKM sifatnya padat karya melibatkan warga masyarakat sekitar.
Lihat Juga :