4 Tahun Kepemimpinan Khofifah-Emil, Sejumlah Sektor Butuh Perhatian
Selasa, 14 Februari 2023 - 21:00 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak saat tasyakuran empat tahun memimpin Jawa Timur.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Tak terasa, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak sudah empat tahun menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Keduanya dilantik Presiden Joko Widodo pada 13 Februari 2019 lalu di Istana Negara, Jakarta.
Selama empat tahun menjabat, terdapat sejumlah sektor penting yang perlu mendapat perhatian serius. Utamanya terkait pangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, produksi padi di Jatim sepanjang Januari hingga September 2022 mencapai 8,17 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Capaian tersebut turun 232.720 ton GKG atau 2,77 persen dibandingkan Januari-September 2021 yang sebesar 8,41 juta ton GKG.
Sementara itu, berdasarkan amatan fase tumbuh padi hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Padi September 2022, potensi produksi padi sepanjang Oktober-Desember 2022 ialah sebesar 1,51 juta ton GKG. Sehingga, total potensi produksi padi di Jatim pada 2022 adalah sebesar 9,69 juta ton GKG. Jumlah itu turun 0,10 juta ton GKG atau 1,05 persen dibanding 2021 yang sebesar 9,79 juta ton GKG.
Baca juga: Tasyakuran 4 Tahun Kepemimpinan Khofifah - Emil, 3 Kali Ucapkan Terima Kasih Penuh Haru
Capaian di 2021 juga turun jika dibanding 2020 yang sebesar 9,94 juta ton GKG. Produksi padi tertinggi pada 2021 dan 2022 terjadi Maret. Produksi padi terendah tahun 2021 dan 2022 sama - sama terjadi pada bulan Januari. Produksi padi pada Maret 2022 sebesar 2,29 juta ton GKG. Sedangkan produksi padi pada Januari 2022 sebesar 0,28 juta ton GKG.
Selama empat tahun menjabat, terdapat sejumlah sektor penting yang perlu mendapat perhatian serius. Utamanya terkait pangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, produksi padi di Jatim sepanjang Januari hingga September 2022 mencapai 8,17 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Capaian tersebut turun 232.720 ton GKG atau 2,77 persen dibandingkan Januari-September 2021 yang sebesar 8,41 juta ton GKG.
Sementara itu, berdasarkan amatan fase tumbuh padi hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Padi September 2022, potensi produksi padi sepanjang Oktober-Desember 2022 ialah sebesar 1,51 juta ton GKG. Sehingga, total potensi produksi padi di Jatim pada 2022 adalah sebesar 9,69 juta ton GKG. Jumlah itu turun 0,10 juta ton GKG atau 1,05 persen dibanding 2021 yang sebesar 9,79 juta ton GKG.
Baca juga: Tasyakuran 4 Tahun Kepemimpinan Khofifah - Emil, 3 Kali Ucapkan Terima Kasih Penuh Haru
Capaian di 2021 juga turun jika dibanding 2020 yang sebesar 9,94 juta ton GKG. Produksi padi tertinggi pada 2021 dan 2022 terjadi Maret. Produksi padi terendah tahun 2021 dan 2022 sama - sama terjadi pada bulan Januari. Produksi padi pada Maret 2022 sebesar 2,29 juta ton GKG. Sedangkan produksi padi pada Januari 2022 sebesar 0,28 juta ton GKG.
Lihat Juga :