Wacana Sanksi bagi Warga Jabar yang Tak Pakai Masker Terus Tuai Kritik
Rabu, 15 Juli 2020 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Ketua FPKS DPRD Jabar Haru Shuandaru meragukan implementasi pemberlakuan sanksi tersebut. Bahkan, Haru pun menganggap rencana tersebut tidak realistis dan bakal sulit diimplementasikan di lapangan.
"Dasar hukumnya apa? kan tidak jelas. Lalu, aparat pemprov jumlahnya berapa sih? tidak akan cukup untuk melakukan penindakan. Kalau diserahkan kepada kabupaten/kota pun bakal sulit, saya kira rencana itu tidak realistis," kata Heru.
Haru pun menyayangkan rencana yang dinilainya muncul secara tiba-tiba itu tanpa didahului pembicaraan sebelumnya. Dia menegaskan, DPRD Jabar belum pernah diajak berbicara soal rencana pemberlakuan sanksi tersebut.
"Saya tegaskan, kita bukan tidak setuju dengan upaya mendisiplinkan masyarakat, tapi tolong ngobrol dulu lah, apa yang bisa kita lakukan, agar masyarakat disiplin, jangan tiba-tiba bikin aturan denda," ujarnya seraya mengatakan bahwa denda juga bakal semakin memberatkan beban ekonomi masyarakat saat ini.
"Dasar hukumnya apa? kan tidak jelas. Lalu, aparat pemprov jumlahnya berapa sih? tidak akan cukup untuk melakukan penindakan. Kalau diserahkan kepada kabupaten/kota pun bakal sulit, saya kira rencana itu tidak realistis," kata Heru.
Haru pun menyayangkan rencana yang dinilainya muncul secara tiba-tiba itu tanpa didahului pembicaraan sebelumnya. Dia menegaskan, DPRD Jabar belum pernah diajak berbicara soal rencana pemberlakuan sanksi tersebut.
"Saya tegaskan, kita bukan tidak setuju dengan upaya mendisiplinkan masyarakat, tapi tolong ngobrol dulu lah, apa yang bisa kita lakukan, agar masyarakat disiplin, jangan tiba-tiba bikin aturan denda," ujarnya seraya mengatakan bahwa denda juga bakal semakin memberatkan beban ekonomi masyarakat saat ini.
(awd)
Lihat Juga :