Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem

Senin, 20 April 2026 - 12:51 WIB
loading...
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan meminta Pemprov Jabar mengantisipasi kekeringan ekstrem. Foto/istimewa
A A A
BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan memberikan atensi serius terhadap laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi 93% wilayah Jawa Barat (Jabar) akan dilanda musim kemarau sangat kering pada tahun ini. Kondisi ini bukan sekadar siklus cuaca biasa, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurut Iwan, peringatan dini dari BMKG yang menyebutkan puncak kemarau akan terjadi pada Agustus mendatang harus segera direspons dengan langkah mitigasi yang cepat dan terukur. Iwan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak bekerja sendiri, melainkan meningkatkan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna memastikan kesiapan infrastruktur dan logistik.

Iwan menekankan kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama dalam menghadapi "kejeringan" ekstrem yang berpotensi memicu krisis air bersih. Iwan tidak ingin melihat warga Jawa Barat kesulitan mendapatkan akses air untuk kebutuhan dasar sehari-hari akibat minimnya cadangan di waduk dan sumur-sumur warga.

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Berlangsung Lebih Panjang

"Kita harus memastikan bahwa distribusi air bersih melalui truk-truk tangki dari BPBD maupun PDAM sudah siap sedia menyasar wilayah-wilayah merah. Pak Gubernur, Pak Dedi Mulyadi bersama jajaran Pemprov, kami siap dampingi, harus segera duduk bersama Pemerintah Pusat untuk mengamankan anggaran darurat dan bantuan teknis," ujar Iwan, Senin (20/4/2026).

Selain masalah air bersih, politisi PKS ini juga menyoroti potensi bencana alam yang sering menyertai kemarau panjang, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Iwan meminta perangkat daerah seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD melakukan patroli rutin di area rawan guna meminimalisir risiko kebakaran yang lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Rekomendasi
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved