Satu Bulan Terdampak COVID-19, Penduduk Miskin Jabar Bertambah 540.000 Orang
Rabu, 15 Juli 2020 - 13:09 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
BANDUNG - Penduduk miskin Jawa Barat per Maret 2020 menjadi 3,92 juta orang atau 7,88% dari total populasi Jawa Barat.
Jumlah penduduk miskin di Jabar, tercatat naik 1,06% atau bertambah sekitar 540.000 orang dibanding Sepetember 2019 sebanyak 3,38 juta orang.
Jumlah penduduk miskin terbanyak masih berada di perkotaan, yaitu mencapai 2,726 juta orang. Sementara sisanya ada di pedesaan, yaitu 1,194 juta. Namun, secara kenaikan lebih banyak ada di perdesaan.
Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar Raden Gandari Adianti mengatakan, angka penduduk miskin di Jabar mengalami kenaikan pada periode September 2019 hingga Maret 2020. Kenaikan ini salah satunya terpengaruh oleh kondisi pandemi COVID-19.
"Kemiskinan di Jabar pada Maret 2020, salah satunya terpengaruh oleh COVID 19. Walaupun kasus ini baru diumumkan pada Februari oleh presiden," kata dia, Rabu (15/7/2020).
Jumlah penduduk miskin di Jabar, tercatat naik 1,06% atau bertambah sekitar 540.000 orang dibanding Sepetember 2019 sebanyak 3,38 juta orang.
Jumlah penduduk miskin terbanyak masih berada di perkotaan, yaitu mencapai 2,726 juta orang. Sementara sisanya ada di pedesaan, yaitu 1,194 juta. Namun, secara kenaikan lebih banyak ada di perdesaan.
Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar Raden Gandari Adianti mengatakan, angka penduduk miskin di Jabar mengalami kenaikan pada periode September 2019 hingga Maret 2020. Kenaikan ini salah satunya terpengaruh oleh kondisi pandemi COVID-19.
"Kemiskinan di Jabar pada Maret 2020, salah satunya terpengaruh oleh COVID 19. Walaupun kasus ini baru diumumkan pada Februari oleh presiden," kata dia, Rabu (15/7/2020).
Lihat Juga :