Pemda KBB Ikuti Pemprov Jabar soal Denda Tak Pakai Masker
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:28 WIB
loading...
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal ikut menerapkan denda bagi masyarakat yang tidak memakai masker ketika berada di ruang publik. Hal ini sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang hingga saat ini masih belum ditemukan vaksin penangkalnya.
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, akan mengikuti penerapan denda bagi yang tidak memakai masker ketika beraktivitas di ruang publik sesuai aturan yang diterapkan Pemprov Jabar. Walaupun sebelumnya Pemda KBB juga sudah membahas soal adanya sanksi bagi warga yang tidak memakai masker.
"Pakai masker di era AKB atau new normal ini kan wajib, makanya kalau provinsi menerapkan (sanksi denda) kami juga sama," kata Aa Umbara saat ditemui, Selasa (14/7/2020).
Kendati begitu, dirinya menginginkan masyarakat di KBB dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan termasuk penggunaan masker saat berada di luar rumah. Jangan hanya karena ada denda atau sanksi masyarakat jadi memakai masker. Itu harus disadari sebagai sebuah pengamanan diri sendiri dan lingkungan.
"Kesadaran harus muncul dari diri sendiri, praktiknya harus terus diterapkan sampai kondisi benar-benar aman," ucapnya.
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, akan mengikuti penerapan denda bagi yang tidak memakai masker ketika beraktivitas di ruang publik sesuai aturan yang diterapkan Pemprov Jabar. Walaupun sebelumnya Pemda KBB juga sudah membahas soal adanya sanksi bagi warga yang tidak memakai masker.
"Pakai masker di era AKB atau new normal ini kan wajib, makanya kalau provinsi menerapkan (sanksi denda) kami juga sama," kata Aa Umbara saat ditemui, Selasa (14/7/2020).
Kendati begitu, dirinya menginginkan masyarakat di KBB dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan termasuk penggunaan masker saat berada di luar rumah. Jangan hanya karena ada denda atau sanksi masyarakat jadi memakai masker. Itu harus disadari sebagai sebuah pengamanan diri sendiri dan lingkungan.
"Kesadaran harus muncul dari diri sendiri, praktiknya harus terus diterapkan sampai kondisi benar-benar aman," ucapnya.
Lihat Juga :