Biaya Pemeriksaan COVID-19 di Sinjai Dikeluhkan Sopir Angkutan Umum
Senin, 13 Juli 2020 - 22:18 WIB
Menurut Vivi, Pemkab Sinjai seharusnya peka terhadap kondisi seperti ini, sebab para sopir maupun masyarakat yang ada di Kabupaten Sinjai harus memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
"Selaku regenarasi kaum inteletual kami sangat menanti action pemerintah Sinjai, jangan hanya berleha-leha dan penceritraan yang dikejar, kami masyarakat butuh rangkulan dari pemerintah dan sangat ingin bersinergi memutus mata rantai COVID-19," pungkas Vivi.
Baca juga: Tim Gugus Sinjai Disebut Tak Punya Strategi Cegah Penyebaran COVID-19
Terpisah, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, saat ini Pemkab Sinjai fokus dengan tracing. Terkait biaya surat bebas COVID-19, Kepala Dinas Infokom dan Persandian Kabupaten Sinjai itu mengatakan kewenangan klinik.
"Belum ada de’ karena masih fokus untuk pemeriksaan hasil tracing yang pernah kontak dengan pasien positif COVID-19, terkait harganya, klinik yang menentukan," kata Irwan saat dikonfirmasi lewat aplikasi pesan praktis WhatsApp.
"Selaku regenarasi kaum inteletual kami sangat menanti action pemerintah Sinjai, jangan hanya berleha-leha dan penceritraan yang dikejar, kami masyarakat butuh rangkulan dari pemerintah dan sangat ingin bersinergi memutus mata rantai COVID-19," pungkas Vivi.
Baca juga: Tim Gugus Sinjai Disebut Tak Punya Strategi Cegah Penyebaran COVID-19
Terpisah, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, saat ini Pemkab Sinjai fokus dengan tracing. Terkait biaya surat bebas COVID-19, Kepala Dinas Infokom dan Persandian Kabupaten Sinjai itu mengatakan kewenangan klinik.
"Belum ada de’ karena masih fokus untuk pemeriksaan hasil tracing yang pernah kontak dengan pasien positif COVID-19, terkait harganya, klinik yang menentukan," kata Irwan saat dikonfirmasi lewat aplikasi pesan praktis WhatsApp.
(luq)
Lihat Juga :