Bus Angkut Pelajar Terjun ke Jurang di Bakauheni
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:20 WIB
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Puskesmas Bakauheni, jumlah korban yang ditangani berjumlah 19 orang, dari jumlah total pelajar 17 orang, 2 orang di antaranya sopir dan pendamping wisata. (Baca juga: Lupa Pasang Rem Tangan, Bus Masuk Jurang di Simalungun )
Sebanyak 8 korban luka parah dirujuk ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. Satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan korban yang luka ringan dan dapat ditangani pengobatan berjumlah 7 orang. Ada pun, 3 orang sedang dirawat di Dusun Minang Rua di rumah warga setempat.
“Hingga Selasa malam, Puskesmas Bakauheni merujuk lagi 1 korban yang kondisinya memburuk,” kata Kepala UPT Puskesmas Bakauheni dr Paul Neman.
Dari hasil penyelidikan polisi saat di lokasi tempat kejadian perkara, kecelakaan terjadi diduga akibat rem bus tidak berfungsi.
Hingga malam hari, bangkai bus masih berada di dasar jurang. Kemungkinan, Rabu pagi akan dilakukan evakuasi badan bus. Proses evakuasi agak sulit karena medannya yang curam. Kemungkinan evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan alat berat atau crane.
Sebanyak 8 korban luka parah dirujuk ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. Satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan korban yang luka ringan dan dapat ditangani pengobatan berjumlah 7 orang. Ada pun, 3 orang sedang dirawat di Dusun Minang Rua di rumah warga setempat.
“Hingga Selasa malam, Puskesmas Bakauheni merujuk lagi 1 korban yang kondisinya memburuk,” kata Kepala UPT Puskesmas Bakauheni dr Paul Neman.
Dari hasil penyelidikan polisi saat di lokasi tempat kejadian perkara, kecelakaan terjadi diduga akibat rem bus tidak berfungsi.
Hingga malam hari, bangkai bus masih berada di dasar jurang. Kemungkinan, Rabu pagi akan dilakukan evakuasi badan bus. Proses evakuasi agak sulit karena medannya yang curam. Kemungkinan evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan alat berat atau crane.
(nth)
Lihat Juga :