Pemkot Tangsel Siagakan 2 RS Tangani Korban Bus Masuk Jurang di Tegal
Senin, 08 Mei 2023 - 08:20 WIB
loading...
Bus pariwisata yang membawa jemaah majelis taklim Kayu Gede, Pakujaya, Serpong Utara, Tangsel, masuk jurang di kawasan wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/5/2023). Foto: Antara
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Rumah Sakit Umum (RSU) Pamulang dan RSU Serpong Utara disiapkan untuk menangani perawatan lanjutan bagi korban kecelakaan bus rombongan warga Tangerang Selatan di Guci, Tegal.
Total yang menjadi korban dalam kecelakaan itu sebanyak 36 orang, di mana mereka saat kejadian posisinya berada di dalam bus. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, 30 orang alami luka ringan dan sedang, serta 4 lainnya alami luka berat.
”Jadi nanti yang masih butuh perawatan lanjutan itu akan ditangani RSU Pamulang dan RSU Serpong Utara,” kata Wali Kota Benyamin Davnie, Senin (8/5/2023).
Baca juga: Pemkot Tangsel Pastikan Bantu Kepulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Guci Tegal
Benyamin menjelaskan, pada awalnya terdapat 107 jumlah peserta yang ikut dalam rombongan tersebut. Rombongan itu dibagi ke dalam 2 bus yang masing-masing berisi 54 dan 53 orang. Seluruhnya merupakan warga Kampung Kayu Gede, Serpong Utara.
”Jadi yang alami kecelakaan itu bis pertama yang berisi 54 orang. Dari 54 orang itu tidak semua berada di dalam bus, karena kejadian kecelakaan tersebut saat bus sedang istirahat, jadi ada yang buang air kecil, makan dan segala rupa,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Tangsel Kirim Tim Medis Bantu Warga Terluka Masuk Jurang di Guci Tegal
Total yang menjadi korban dalam kecelakaan itu sebanyak 36 orang, di mana mereka saat kejadian posisinya berada di dalam bus. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, 30 orang alami luka ringan dan sedang, serta 4 lainnya alami luka berat.
”Jadi nanti yang masih butuh perawatan lanjutan itu akan ditangani RSU Pamulang dan RSU Serpong Utara,” kata Wali Kota Benyamin Davnie, Senin (8/5/2023).
Baca juga: Pemkot Tangsel Pastikan Bantu Kepulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Guci Tegal
Benyamin menjelaskan, pada awalnya terdapat 107 jumlah peserta yang ikut dalam rombongan tersebut. Rombongan itu dibagi ke dalam 2 bus yang masing-masing berisi 54 dan 53 orang. Seluruhnya merupakan warga Kampung Kayu Gede, Serpong Utara.
”Jadi yang alami kecelakaan itu bis pertama yang berisi 54 orang. Dari 54 orang itu tidak semua berada di dalam bus, karena kejadian kecelakaan tersebut saat bus sedang istirahat, jadi ada yang buang air kecil, makan dan segala rupa,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Tangsel Kirim Tim Medis Bantu Warga Terluka Masuk Jurang di Guci Tegal
Lihat Juga :