Bus Angkut Pelajar Terjun ke Jurang di Bakauheni
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:20 WIB
Vus pariwisata yang mengangkut belasan pelajar asal Metro, Lampung, yang hendak ke Pantai Minang Rua, Bakauheni. Lampung Selatan, terjun ke jurang. Foto/iNewsTV/Heri Fulistiawan
LAMPUNG SELATAN - Diduga akibat rem blong, bus pariwisata yang mengangkut belasan pelajar asal Metro, Lampung, yang hendak ke Pantai Minang Rua, Bakauheni. Lampung Selatan, terjun ke jurang.
Dalam peristiwa naas itu satu orang tewas di tempat dan belasan orang mengalami luka-luka.
Penumpang bus semula berniat liburan ke wisata Pantai Minang Rua, Bakauheni. Lampung Selatan. Minibus bernomor polisi BE 2694 GG membawa 19 orang pelajar Sekolah Menengah Atas asal Metro dan Bandarlampung.
Bus mengalami kecelakaan terjun ke jurang sedalam puluhan meter. Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan diduga karena mengalami rem blong saat melewati turunan curam di jalur arah Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan.
Seorang korban yang selamat, M Arva, menceritakan, bus yang mengangkut 17 pelajar 1 orang sopir dan 1 kondektur tersebut masuk wilayah Pantai Minang Rua sekitar pukul 16.30 WIB. “Saya tidak dapat menjelaskan secara detail kerena kejadian tersebut begitu cepat,” ujar Arva.
Sebelum kejadian, sang sopir sempat menolak untuk masuk ke pesisir pantai Minang Rua, disebabkan medan jalan yang menurun curam dan menjadi pertimbangan bagi sopir untuk dapat melintas. Namun beberapa pelajar memaksa untuk menurunkan bus hingga ke bibir pantai. Naas bus meluncur deras hingga tak terkendali hingga akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 10 meter tepat di sisi kiri jalan menuju Pantai Minangrua.
Dalam peristiwa naas itu satu orang tewas di tempat dan belasan orang mengalami luka-luka.
Penumpang bus semula berniat liburan ke wisata Pantai Minang Rua, Bakauheni. Lampung Selatan. Minibus bernomor polisi BE 2694 GG membawa 19 orang pelajar Sekolah Menengah Atas asal Metro dan Bandarlampung.
Bus mengalami kecelakaan terjun ke jurang sedalam puluhan meter. Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan diduga karena mengalami rem blong saat melewati turunan curam di jalur arah Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan.
Seorang korban yang selamat, M Arva, menceritakan, bus yang mengangkut 17 pelajar 1 orang sopir dan 1 kondektur tersebut masuk wilayah Pantai Minang Rua sekitar pukul 16.30 WIB. “Saya tidak dapat menjelaskan secara detail kerena kejadian tersebut begitu cepat,” ujar Arva.
Sebelum kejadian, sang sopir sempat menolak untuk masuk ke pesisir pantai Minang Rua, disebabkan medan jalan yang menurun curam dan menjadi pertimbangan bagi sopir untuk dapat melintas. Namun beberapa pelajar memaksa untuk menurunkan bus hingga ke bibir pantai. Naas bus meluncur deras hingga tak terkendali hingga akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 10 meter tepat di sisi kiri jalan menuju Pantai Minangrua.
Lihat Juga :