Minim Fasilitas Jamban, Maros Gagal Raih Predikat Kabupaten Sehat

Rabu, 24 November 2021 - 17:24 WIB
Yunus menjelaskan, pada Januari 2021 jumlah desa yang sudah ODF di Maros masih sekitar 40 persen. Hal ini dikarenakan minimnya jamban yang dimiliki oleh masyarakat di satu wilayah.

"Salah satu faktor yang membuat masih banyaknya warga BAB di sembarang tempat yah karena minimnya jamban. Desa yang ODF pada Januari itu 40 persen," terangnya.

Dia mengaku, saat ini angka desa yang sudah ODF di Maros sudah mencapai 80 persen. Pihaknya pun berjanji akan terus menggenjot ketertinggalan itu, agar penghargaan selanjutnya, Maros bisa kembali dapat.

Baca juga:17 Desa di Kabupaten Maros Gelar Pilkades Tahun Depan

"Yah tentunya ini menjadi PR kita bersama dan ini juga bukan kewenangan Dinkes, tapi semua stakeholder di desa. Sekarang ini kita sudah 80 persen desa yang ODF dan tahun depan kita bisa 100 persen," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!