PB PON XX Papua Salurkan Anggaran Rp94,8 Miliar ke Subkabupaten Jayapura

Kamis, 17 Juni 2021 - 21:06 WIB
Prosesi penandatanganan berita acara serah terima tugas, fungsi, tanggung jawab dan anggaran penyelenggaraan PON XX dari PB PON XX Papua ke Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Rabu (16/6/2021)
SENTANI - Panitia Besar (PB) PON XX Papua akhirnya melakukan pergeseran anggaran pelaksanaan PON untuk Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura sebesar Rp94 miliar lebih.

Sebelumnya, pembahasan dan penetapan pergeseran anggaran dari PB PON XX Papua ke Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura sempat dipending.

Pergeseran dana tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima tugas, fungsi, tanggung jawab dan anggaran penyelenggaraan PON XX Papua 2021, di Ballroom Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Rabu (16/6/2021).

Sebagai informasi total anggaran PON XX untuk Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura itu senilai Rp94.893.245.428.

Ketua Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan, pergeseran anggaran yang dilakukan oleh Panitia Besar PON melalui Ketua Harian PB PON XX Papua Yunus Wonda itu merupakan sebuah kerinduan besar dari Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura.



"Karena selama ini, mereka bekerja tanpa ada anggaran untuk membiayai setiap kegiatan yang berkaitan dengan persiapan penyelenggaraan event nasional tersebut. Di satu sisi Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura sangat siap dan menyambut baik, rencana penyelenggaraan event olahraga terakbar tersebut, yang mana juga Kabupaten Jayapura telah ditunjuk sebagai tuan rumah pembukaan dan penutupan penyelenggaraan event empat tahunan itu," tutunya.

Menurut Mathius, dua bulan yang lalu pihaknya pernah menyurati ketua umum soal anggaran ini, pembagian kewenangan dengan semua hal yang menyangkut venue dan akomodasi. "Sudah kita koordinasikan ke sana," katanya.

Bupati Jayapura dua periode itu mengatakan, meski secara kewenangan untuk penyelenggaraan dan tanggung jawab itu sudah diserahkan termasuk anggaran, namun koordinasi masih sangat dibutuhkan. Apalagi mengingat waktu yang sangat singkat kurang lebih sebulan ke depan.

"Ini waktunya sangat singkat tapi agendanya sangat besar. Mungkin harus setiap saat kita koordinasi terus. Tidak bisa lagi menunggu seperti kemarin-kemarin," ucapnya.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More