Anggota Dewan yang Terlibat di Satgas Covid-19 Toraja Diminta Mundur

Kamis, 04 Februari 2021 - 17:08 WIB
Mahasiswa di Toraja meminta anggota DPRD fokus mengawasi dana Covid-19 yang digunakan tim Satgas. Foto: Ilustrasi
TORAJA - Puluhan Mahasiswa mengatasnamakan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Rebuplik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja, berunjuk rasa di gedung DPRD Tana Toraja , Kamis(4/2/2021).

Dalam orasinya, perwakilan pengunjuk rasa menuntut anggota DPRD Tana Toraja yang terlibat dalam Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Tana Toraja mundur dari jabatan.



"DPRD Tana Toraja tidak bisa menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat. Mereka tidak mampu meminta pertanggungjawaban dana Covid-19 . Sebab diduga ikut menikmati aliran dananya sebagai anggota satgas penanganan Covid-19," tegas Presidium Gerak Kemasyarakatan PMKRI Cabang Toraja, Demianus saat berorasi di depan kantor DPRD Tana Toraja .

Baca Juga: Wujud Tolerasi di Tana Toraja, Guru Non Muslim Mengajar di Madrasah

"Kami meminta, oknum anggota dewan yang menerima aliran dana penanganan Covid-19 mundur saja supaya bisa ikut mempertanggungjawabkan dana Covid,-19,” lanjutnya.

Demianus mengatakan, bungkamnya anggota DPRD sama saja terlibat aktif dalam ketidakterbukaannya penggunaan dana Covid-19. Sehingga, fungsi pengawasan sebagai anggota dewan tidak berjalan sehingga sudah tak layak lagi menjabat wakil rakyat yang terhormat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!