Spesialis Perampok Janda Antar Kota Dibekuk Polisi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:22 WIB
Eko Prayitno, spesialis perampok janda yang beraksi di Mojokerto dan Sidoarjo saat diamankan di Mapolres Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
MOJOKERTO - Usai sudah petualangan Eko Prayitno alias Beyes warga Dusun Mlaten, Desa Wonomlati, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Pelaku perampokan yang tekenal kejam ini, diringkus petugas setelah berbulan-bulan menjadi buronan.
Setelah aksinya merampok rumah Juliati, 56, warga Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Tak hanya mengambil harta benda korbannya berupa perhiasan dan uang tunai, pria berusia 39 tahun ini juga menganiaya Juliati yang sudah menjanda itu. (Baca: Terbelit Utang, Satpam Pabrik Rampok Rumah Dua Janda di Mojokerto )
Kejadian perampokan ini bermula pada Rabu (07/10) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban sedang tertidur pulas. Karena dirasa kondisi telah aman, pelaku kemudian menjalankan aksinya masuk ke dalam rumah sekaligus warung dengan menjebol pintu.
"Pelaku tiba-tiba menyerang secara sadis menganiaya korban untuk mengambil perhiasan emas, gelang, cincin dan kalung. Bahkan, kuatnya tenaga pelaku security itu mengakibatkan pergelangan tangan korban cedera sampai retak," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.
Setelah aksinya merampok rumah Juliati, 56, warga Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Tak hanya mengambil harta benda korbannya berupa perhiasan dan uang tunai, pria berusia 39 tahun ini juga menganiaya Juliati yang sudah menjanda itu. (Baca: Terbelit Utang, Satpam Pabrik Rampok Rumah Dua Janda di Mojokerto )
Kejadian perampokan ini bermula pada Rabu (07/10) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban sedang tertidur pulas. Karena dirasa kondisi telah aman, pelaku kemudian menjalankan aksinya masuk ke dalam rumah sekaligus warung dengan menjebol pintu.
"Pelaku tiba-tiba menyerang secara sadis menganiaya korban untuk mengambil perhiasan emas, gelang, cincin dan kalung. Bahkan, kuatnya tenaga pelaku security itu mengakibatkan pergelangan tangan korban cedera sampai retak," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.
Lihat Juga :