Berdalih Latih Pernafasan, Guru Ngaji Ini Raba Dada Murid Perempuan
Selasa, 13 Oktober 2020 - 14:55 WIB
Seorang guru ngaji sebuah rumah Tahfiz di Palembang bernama Wahyu Hidayat (28) diamankan polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap murid perempuannya yang duduk di kelas 2 SMP. iNews TV/Firdaus
PALEMBANG - Seorang guru ngaji sebuah rumah Tahfiz di Palembang bernama Wahyu Hidayat (28) diamankan polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap murid perempuannya yang duduk di kelas 2 SMP.
Pelaku yang sempat diamuk warga dan keluarga korban, dibawa ke Mapolsek Sako dan selanjutnya diserahkan ke Unit PPA Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi, pencabulan dilakukan di sebuah rumah mengaji di Jalan Sriwijaya, Komplek Pusri Borang, Sako, Palembang. Rumah mengaji tersebut menjadi tempat tinggal pelaku, namun proses ngajar mengajar mengaji sudah lama pindah ke lokasi rumah lain.
Modus pencabulan yang dilakukannya dengan pura-pura melatih pernapasan anak muridnya tersebut, pencabulan yang dilakukannya yaitu dengan cara memegang bagian perut dan meraba-raba di bagian dada korban. Terungkapnya kasus tersebut setelah korban yang berusia 14 tahun itu melaporkan kejadian tersebut keorang tuanya usai mengaji. (Baca: Pelecehan Seksual, Pelaku Ngiler Melihat Payudara Penjual Angkringan).
Pelaku yang sempat diamuk warga dan keluarga korban, dibawa ke Mapolsek Sako dan selanjutnya diserahkan ke Unit PPA Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi, pencabulan dilakukan di sebuah rumah mengaji di Jalan Sriwijaya, Komplek Pusri Borang, Sako, Palembang. Rumah mengaji tersebut menjadi tempat tinggal pelaku, namun proses ngajar mengajar mengaji sudah lama pindah ke lokasi rumah lain.
Modus pencabulan yang dilakukannya dengan pura-pura melatih pernapasan anak muridnya tersebut, pencabulan yang dilakukannya yaitu dengan cara memegang bagian perut dan meraba-raba di bagian dada korban. Terungkapnya kasus tersebut setelah korban yang berusia 14 tahun itu melaporkan kejadian tersebut keorang tuanya usai mengaji. (Baca: Pelecehan Seksual, Pelaku Ngiler Melihat Payudara Penjual Angkringan).
Lihat Juga :