Kisah Narotama, Penasihat Kahuripan yang Antarkan Airlangga Jadi Raja Termasyhur

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 06:30 WIB
Baca juga: Kisah Pertempuran Sengit Pasukan Mataram Melawan Gabungan Blambangan-Bali di Banyuwangi

Karena prasasti itu memang tidak menyebut nama para pembesar kerajaan kecuali sang prabu.Tapi dalam struktur pemerintahan Raja Airlangga disebutkan bahwa jabatan tertinggi setelah raja adalah Rakryan Mahamantri Hino.

Sejak 1021, seperti dinyatakan dalam prasasti Cane, sampai 1035 seperti tertera dalam prasasti Turun Hyang, jabatan Rakryan Mahamantri dipegang Sri Sanggaramawijaya Dharmaprasada Uttungga Dewi, putri Raja Airlangga hasil pernikahan dengan Raja Dharmawangsa.

Tapi setelah itu nama Sanggaramawijaya juga tak tercantum lagi dalam prasasti manapun, seperti ketika hilangnya nama Narotama dalam prasasti - prasasti era Airlangga. Demikianlah tidak dapat diketahui apakah pada tahun itu Narotama masih hidup atau sudah meninggal.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!