Pastikan Infrastruktur IKN Berkualitas, PUPR Tingkatkan SDM Konstruksi Nasional Lewat Sertifikasi Onsite
Senin, 12 Agustus 2024 - 18:17 WIB
Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Abdul Muis, menegaskan bahwa Sertifikasi Kompetensi Kerja Konstruksi merupakan langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di sektor ini memiliki kompetensi yang sesuai standar. Foto/Ist
BANJARMASIN - Pemerintah terus berupaya memastikan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam sektor konstruksi nasional, terutama dalam mendukung proyek pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin , Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, menyelenggarakan program pembinaan dan sertifikasi onsite di IKN pada 10-16 Agustus 2024.
Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Abdul Muis, menegaskan bahwa Sertifikasi Kompetensi Kerja Konstruksi merupakan langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di sektor ini memiliki kompetensi yang sesuai standar. "Sertifikasi ini bukan hanya tentang memenuhi persyaratan, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanan dalam setiap proyek konstruksi. Dengan SDM yang bersertifikat, kita dapat menekan angka kecelakaan kerja serta kegagalan dalam pekerjaan konstruksi," ujar Abdul Muis.
Dalam rangka mendukung pembangunan IKN yang membutuhkan jumlah tenaga kerja konstruksi yang besar, sertifikasi onsite ini dirancang agar tidak mengganggu jalannya proyek konstruksi. Untuk itu, kegiatan tersebut dibagi di 21 lokasi berbeda, dengan 18 lokasi di kawasan IKN dan tiga lokasi lainnya di Tol 3A, 5A, dan 6B.
Baca Juga: Satgas Infrastruktur Klaim Pembangunan IKN Sesuai Rencana
Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Abdul Muis, menegaskan bahwa Sertifikasi Kompetensi Kerja Konstruksi merupakan langkah penting untuk memastikan tenaga kerja di sektor ini memiliki kompetensi yang sesuai standar. "Sertifikasi ini bukan hanya tentang memenuhi persyaratan, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanan dalam setiap proyek konstruksi. Dengan SDM yang bersertifikat, kita dapat menekan angka kecelakaan kerja serta kegagalan dalam pekerjaan konstruksi," ujar Abdul Muis.
Dalam rangka mendukung pembangunan IKN yang membutuhkan jumlah tenaga kerja konstruksi yang besar, sertifikasi onsite ini dirancang agar tidak mengganggu jalannya proyek konstruksi. Untuk itu, kegiatan tersebut dibagi di 21 lokasi berbeda, dengan 18 lokasi di kawasan IKN dan tiga lokasi lainnya di Tol 3A, 5A, dan 6B.
Baca Juga: Satgas Infrastruktur Klaim Pembangunan IKN Sesuai Rencana
Lihat Juga :