Groundbreaking Ke-9 IKN Bakal Dilaksanakan Awal 2025 Senilai Rp5 Triliun
Jum'at, 20 Desember 2024 - 17:17 WIB
loading...
Pembangunan IKN di Kalimantan Timur terus digencarkan. Pada awal 2025 bakal dilaksanakan groundbreaking (GB) ke-9 dengan nilai investasi Rp5 triliun. Foto/Sunu Hastoro Fahrurozi
A
A
A
PENAJAM PASER UTARA - Pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur terus digencarkan. Pada awal 2025 bakal dilaksanakan groundbreaking (GB) ke-9 dengan nilai investasi sebesar Rp5 triliun.
Baca juga: ASN Serentak Pindah ke IKN Mulai April 2025
"Bahkan kalau hitung-hitungan saya lebih dari Rp5 triliun, mungkin bisa sekitar Rp6,5 triliun," kata Deputi Bidang Pendanaan dan Peluang Investasi di IKN, Agung Wicaksono dalam sharing session: Update Realisasi & Peluang Investasi IKN di Kantor OIKN, Penajam Paser Utara, Jumat (20/12/2024).
![Groundbreaking Ke-9 IKN Bakal Dilaksanakan Awal 2025 Senilai Rp5 Triliun]()
Deputi Bidang Pendanaan dan Peluang Investasi di IKN, Agung Wicaksono. Foto/SINDOnews/Sunu Hastoro Fahrurozi
Dia menjelaskan, lima investor domestik dan internasional siap mengucurkan dana investasi dalam groundbreaking tahap ke-9 tersebut.
"Kelima investor ini dengan lima sektor yang berbeda, yakni hunian, pendidikan, perhotelan, perkantoran dan sektor ritel," ungkapnya.
Baca juga: Prabowo Mulai Berkantor di IKN 2028, Istana: Paling Lambat 2029 IKN Sudah Bisa Jadi Ibu Kota Politik
Baca juga: ASN Serentak Pindah ke IKN Mulai April 2025
"Bahkan kalau hitung-hitungan saya lebih dari Rp5 triliun, mungkin bisa sekitar Rp6,5 triliun," kata Deputi Bidang Pendanaan dan Peluang Investasi di IKN, Agung Wicaksono dalam sharing session: Update Realisasi & Peluang Investasi IKN di Kantor OIKN, Penajam Paser Utara, Jumat (20/12/2024).

Deputi Bidang Pendanaan dan Peluang Investasi di IKN, Agung Wicaksono. Foto/SINDOnews/Sunu Hastoro Fahrurozi
Dia menjelaskan, lima investor domestik dan internasional siap mengucurkan dana investasi dalam groundbreaking tahap ke-9 tersebut.
"Kelima investor ini dengan lima sektor yang berbeda, yakni hunian, pendidikan, perhotelan, perkantoran dan sektor ritel," ungkapnya.
Baca juga: Prabowo Mulai Berkantor di IKN 2028, Istana: Paling Lambat 2029 IKN Sudah Bisa Jadi Ibu Kota Politik
Lihat Juga :