Polres Kulonprogo Bongkar Kasus Penyelundupan 80.000 Benih Lobster, Satu Kurir Ditangkap
Selasa, 02 Juli 2024 - 21:12 WIB
Kapolres Kulonprogo AKBP Nunuk Setyowati menunjukkan barang bukti kasus penyelundupan lobster dalam ungkap kasus di Mapolres Kulonprogo, Kamis (2/7/2024). Foto/Ist
KULONPROGO - Tim Gabungan Polres Kulonprogo menangkap DW (43) kurir penyelundupan benih bening lobster (BBL) yang digagalkan petugas Bandara YIA. DW ditangkap di Denpasar, Bali, setelah diburu lebih dari sebulan.
Kapolres Kulonprogo AKBP Nunuk Setiyowati mengatakan tersangka DW merupakan warga Buleleng, Bali. Penangkapan dilakukan setelah petugas Bandara YIA pada 14 Mei berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 80.000 benih bening lobster.
“Tersangka ini merupakan kurir yang akan menyelundupkan benih lobster ke Vietnam,” katanya, Selasa (2/7/2024).
Baca juga; Perangi Penyelundupan Benih Bening Lobster, KKP Gandeng Vietnam
Penangkapan dilakukan setelah petugas Bandara YIA yang curiga dengan adanya dua buah koper yang dipindai menggunakan sinar X Ray. Petugas kemudian menghubungi Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) DIY karena di dalam koper ada benih lobster.
Koper tersebut kemudian dibuka dan diketahui berisi 80.000 BBL yang dikemas dalam 20 kantong plastik. Saat itulah petugas langsung berusaha mencari pemilik koper tersebut namun tidak berhasil ditemukan.
Kapolres Kulonprogo AKBP Nunuk Setiyowati mengatakan tersangka DW merupakan warga Buleleng, Bali. Penangkapan dilakukan setelah petugas Bandara YIA pada 14 Mei berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 80.000 benih bening lobster.
“Tersangka ini merupakan kurir yang akan menyelundupkan benih lobster ke Vietnam,” katanya, Selasa (2/7/2024).
Baca juga; Perangi Penyelundupan Benih Bening Lobster, KKP Gandeng Vietnam
Penangkapan dilakukan setelah petugas Bandara YIA yang curiga dengan adanya dua buah koper yang dipindai menggunakan sinar X Ray. Petugas kemudian menghubungi Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) DIY karena di dalam koper ada benih lobster.
Koper tersebut kemudian dibuka dan diketahui berisi 80.000 BBL yang dikemas dalam 20 kantong plastik. Saat itulah petugas langsung berusaha mencari pemilik koper tersebut namun tidak berhasil ditemukan.
Lihat Juga :