Investor Serbu Bisnis Perhotelan

Kamis, 19 Maret 2015 - 11:58 WIB
Investor Serbu Bisnis...
Investor Serbu Bisnis Perhotelan
A A A
SURABAYA - Pasar hotel di Surabaya menjanjikan bagi investor hotel Tanah Air. Setelah Hotel Ibis Stylies dibangun, kali ini Hotel Pop dan Harris diresmikan dengan penawaran harga lebih murah dari hotelhotel lain di Kota Pahlawan.

Hotel ini memberi penawaran yang bervariatif bagi konsumen, karena dalam satu lokasi terdapat dua hotel bintang dua dan bintang empat dengan satu manajemen. Namun, fasilitas yang diberikan sama dengan bintang empat di hotelhotel di Surabaya. ”Fokus pada hotel budget , tetapi pelayanan bintang empat,” kata General Manager Harris-Pop Hotel dan Conventions, Gubeng Surabaya, Stylianos Koureas, kemarin.

Untuk membuat nuansanya semakin kental dengan Indonesia, hotel ini juga menyediakan makanan tradisional. Sebab, hotel ini fokus pada pasar orangorang Indonesia, khususnya kelas menengah ke bawah yang ingin merasakan hotel dengan kondisi berbeda. Apalagi, hotel ini juga menyediakan lokasi fitnes, kolam renang, dan free breakfeast bagi konsumen.

Saat ini, Hotel Pop memiliki 100 kamar dengan target okupansi setiap bulannya sebanyak50%.” Kami memberikan diskon hingga Juni 2015, harga normalnya Rp348.000 menjadi Rp278.400,” ujar dia. Stylianos mengaku sangat optimistis dengan keberadaan hotel ini, karena pasar yang terse-dia di Surabaya sangat besar. Apalagi tidak ada hotel yang memberikan tawaran khusus terhadap konsumen.

”Kami memberi tawaran kepada konsumen, kalau mau bintang empat kami sediakan, kalau bintang dua kami ada. Ini kelebihan hotel ini,” paparnya. Sementara Marketing Communication Manager Harris- Pop Hotel dan Convention Gubeng Surabaya, Setiawan Nanang, mengatakan, hotel ini memiliki keuntungan karena berada di tengah kota.

Apalagi hotel ini memiliki 162 kamar, lobby luas, internet corner , dan tempat untuk sarapan pagi. ”Konsep yang kami bangun combo dan menjadi satu bagian dengan bangunan Hotel Harris,” katanya. Dengan dibukanya hotel ini, masyarakat diberi pilihan untuk menempati hotel yang mana. Sebab, setiap hotel memiliki kondisi dan kekhasan yang berbeda. ”Semua hotel memiliki ciri khas, dan saya optimistis bisa menjual hotel ini kepada klien,” papar dia.

Arief ardliyanto
(bhr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
18 menit yang lalu
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
42 menit yang lalu
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
1 jam yang lalu
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
1 jam yang lalu
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
4 jam yang lalu
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
4 jam yang lalu
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved