Bupati Purwakarta Pimpin Razia Miras

Selasa, 23 Desember 2014 - 15:43 WIB
Bupati Purwakarta Pimpin...
Bupati Purwakarta Pimpin Razia Miras
A A A
PURWAKARTA - Komitmen Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menggulung pedagang dan mengatasi peredaran minuman keras (miras) dan miras oplosan di wilayah Purwakarta ternyata tidak main-main.

Orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta ini langsung turun ke lapangan memimpin razia miras. "Kalau saya sudah maju, tidak akan mundur. Semua harus tuntas. Beginilah saya," kata Dedi saat ditanya wartawan di lokasi razia, Selasa (23/12/2014) dini hari.

Dalam razia miras tersebut dirinya tidak mau hanya duduk di dalam mobil kemudian melihat anak buahnya melakukan razia. Pria berusia 43 tahun yang dua kali terpilih memimpin Purwakarta tersebut memilih duduk di atas mobil patroli jenis pikap berbaur bersama anggota Satpol PP.

Mereka menyisir sejumlah toko jamu dan kios penjual minuman haram tersebut. Udara malam yang dingin menusuk tulang tak ia pedulikan.

Bahkan, dirinya langsung melakukan komunikasi dengan pemilik kios dan memeriksa langsung, kemudian mengambil miras-miras yang ada di kios dan toko, baik yang memiliki kadar alkohol tinggi maupun rendah.

Razia miras yang dipimpin langsung oleh Bupati ini berlangsung hingga Selasa (23/12/2014) dini hari. Hasilnya cukup mencengangkan, ratusan botol miras dan miras oplosan yang sudah dibungkus dengan plastik berhasil diamankan.

Miras tersebut, lanjut Dedi, akan dihancurkan Jumat (26/12/2014). Selain itu, dia menginstruksikan warung jamu yang menjual miras dan miras oplosan dihancurkan Rabu (24/12/2014) besok.

"Purwakarta harus bersih dengan keberadaan miras, apalagi miras oplosan. Untuk itu kami bersikap tegas. Mulai 2015 mendatang dipastikan di Purwakarta tidak ada lagi miras yang dijual bebas. Semua toko penjual miras akan kami tutup. Apalagi jika tidak memilki IMB kita akan bongkar," tutur Dedi.

Dalam razia tersebut, tidak banyak aparat kepolisian yang dilibatkan. Pengawalan razia lebih ditekankan pada aparat yang ada pada sistem pemerintahan yang ada seperti dari pihak desa/kelurahan setempat, yang lokasinya terdapat tempat-tempat penjual miras.

Setelah melihat dan langsung terjun ke lapangan, Dedi mengaku miris dan prihatin karena peredaran miras di wilayah kerjanya sudah semakin merajalela. Bahkan, banyak penjual miras yang berkedok usaha lain seperti bengkel, warung nasi dan toko jamu. Tak heran jika masyarakat bisa bisa membeli barang haram itu dengan mudah.
(zik)
Berita Terkait
Polres Dharmasraya Gelar...
Polres Dharmasraya Gelar Razia, 168 Botol Miras Berhasil Disita
Warga Sweeping Café,...
Warga Sweeping Café, Puluhan Botol Miras Dimusnahkan di Tempat
7 Pemuda Terjaring Razia...
7 Pemuda Terjaring Razia saat Pesta Miras di Gedung Islamic Center Pangkep
Polisi di Tangerang...
Polisi di Tangerang Sikat Preman dan Libas Miras
Ribuan Botol Miras Disita...
Ribuan Botol Miras Disita Polisi dari Rumah Mewah di Tasikmalaya
Polisi Gerebek Eks Terminal...
Polisi Gerebek Eks Terminal Cilembang, Ratusan Liter Tuak Disita
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved