Tren Positif Ekonomi

Rabu, 17 Desember 2014 - 12:19 WIB
Tren Positif Ekonomi
Tren Positif Ekonomi
A A A
Pengamat ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair), Rudi Purwono, mengatakan, dari struktur APBD, Pemkot mengalokasikan sekitar 25% dari Rp7 triliun untuk belanja modal.

Menurut dia, ini menandakan adanya komitmen Pemkot untuk membangun sarana infrastruktur demi kepentingan publik. Misalnya, pembangunan jalan MERR II-C. Sebelum adanya jalan tersebut, daerah Surabaya timur relatif sepi. Kini setelah ada jalan tersebut, geliat ekonomi muncul ditandai dengan menjamurnya bisnis properti.

Pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya juga terus meningkat, yakni di atas ratarata 7%. Ini tentu menjadi daya tarik investor menanamkan modal. Tren positif ekonomi itulah yang menjadikan Kota Pahlawan sangat menjanjikan untuk berinvestasi. Di Surabaya, untuk berinvestasi sudah ditopang penyediaan sarana infrastruktur sebagai kota jasa dan perdagangan.

”Indikator sebagai kota ramah investasi adalah produk domestik regional bruto (PDRB), pendapatan asli daerah (PAD), fasilitas dan sarana penunjang, ritel dan pasar, serta nilai realisasi investasi tahunan,” katanya.

Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair ini menambahkan, setidaknya ada tiga komponen utama penunjang ekonomi Surabaya. Di sisi lain, tingkat inflasi di Surabaya berada pada angka 7,52% pada 2013. Kendati terbilang agak tinggi, sejauh ini laju inflasi masih dalam taraf terkendali.

Terkait PAD Kota Surabaya bisa dibilang memuaskan. PAD Kota Surabaya memberi kontribusi 53,32% jika dikaitkan dengan total APBD. Sementara jika dibanding dana perimbangan yang diberikan pemerintah pusat, rasio PAD mencapai 191%.

”Melihat data ini, Surabaya bisa dikatakan sudah mandiri dan mampu menopang pilar-pilar bisnis. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana menghubungkan pengusaha besar dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Surabaya harus mendorong UMKM menembus pasar yang lebih besar dengan metode kemitraan,” ujarnya.

Terpisah, pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Waluyo Suwardyono mengatakan, besaran APBD 2015 secara mikro harus mencapai sasaran dan target dalam meningkatkan pertumbuhan dari berbagai bidang.

Pasalnya, jika besarnya APBD tidak dapat menciptakan berbagai pertumbuhan di semua sektor, penggunaan dana tidak efisien. Serapan anggaran bukan hanya pada soal berapa persen pencapaiannya, melainkan pada target pertumbuhan.

”Dalam menggunakan anggaran APBD, Pemkot harus mampu menggerakkan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat. Selanjutnya, bisa mengurangi jumlah pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.

Lukman Hakim
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
1 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved