Tanggul Jebol, BPLS Angkat Tangan

Senin, 01 Desember 2014 - 12:01 WIB
Tanggul Jebol, BPLS...
Tanggul Jebol, BPLS Angkat Tangan
A A A
SIDOARJO - Tanggul lumpur Lapindo di titik 73 B, Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, jebol kemarin. Sejauh ini Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) masih membiarkan tanggul dalam kondisi menganga.

Tanggul diketahui jebol sekitar pukul 08.00 WIB selebar 2 meter. Tanggul terus tergerus lumpur hingga lebarnya 5 meter. Akibatnya, lumpur berwarna cokelat pekat itu mengalir ke arah timur sehingga masuk ke Sungai Ketapang. Sebagian lagi, lumpur yang tidak terkendali mengalir ke pemukiman warga. Tanda-tanda tanggul jebol itu sudah terlihat sejak beberapa hari yang lalu. Kebocoran terjadi di beberapa titik.

Padahal, pekan lalu tanggul 73 ini sudah ditinggikan beberapa meter. Namun, desakan lumpur tampaknya tidak mampu ditahan tanggul waduk buatan tersebut. ”Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir membuat ketinggian lumpur menyamai bibir tanggul. Mungkin karena desakan lumpur kian kuat sehingga tanggul jebol,” ujar Humas BPLS Dwinanto Hesti Prasetyo kemarin.

Dwinanto menambahkan, awalnya tanggul yang jebol itu meluber sampai 100 meter sehingga terdapat bekas luberan. Namun, pagi hari aliran lumpur semakin deras dan tidak terkendali. Sejauh ini BPLS tidak bisa maksimal memperkuat tanggul. Sebab, aktivitas yang dilakukan untuk memperkuat tanggul dilarang korban lumpur.

Selama ini BPLS hanya menangani ketika ada tanggul jebol dan menambalnya. Namun, kali ini lokasi tanggul yang jebol cukup sulit dijangkau alat berat. Belum lagi, pintu masuk tanggul kawasan Kedungbendo juga diblokade warga dengan anyaman bambu dan kayu.

”Kami mau memperkuat tanggul dilarang warga karena pembayaran ganti ruginya belum lunas,” tandas Dwinanto. BPLS sebenarnya sering bertemu warga, namun mereka tetap tidak diberi izin untuk beraktivitas menangani lumpur.

Abdul Rouf
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Mayoritas Islam...
5 Negara Mayoritas Islam Hancur Karena Campur Tangan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved