PKL Jalan Margo Utomo Tunggu Kepastian

Sabtu, 13 September 2014 - 19:17 WIB
PKL Jalan Margo Utomo...
PKL Jalan Margo Utomo Tunggu Kepastian
A A A
YOGYAKARTA - Pengosongan lahan berjualan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Margo Utomo kembali mengambang. Setelah pekan lalu mediasi belum menghasilkan tanggal pasti, mediasi lanjutan Jumat (12/9/2014) kemarin tak jauh berbeda. Belum ada kepastian batas akhir penggunaan lahan oleh PKL.

Panut Noor Soedarto, salah satu PKL mengatakan, mediasi lanjutan yang digelar di PT Anindya Mitra Internasional (AMI) diwakili kuasa hukum mereka. Hanya saja, berdasarkan informasi yang diterima PKL, belum ada kepastian kapan pengosongan dilakukan.

"Katanya sih jawabannya mau dikasih tertulis, tapi dikasihnya kapan kami juga tidak tahu," ucap Panut, Sabtu (13/9/2014).

Dia menjelaskan, kepastian pengosongan tempat berjualan sangat penting karena PKL harus menyiapkan tempat pengganti untuk mencari nafkah. Kendati pihak Kecamatan Jetis sempat memberi tiga opsi lokasi, belum ada rencana untuk menempati ketiga lokasi itu.

PKL, kata dia, masih memilih bertahan di lokasi berjualan saat ini sampai ada kepastian kapan harus pergi. Sebab, PKL merasa tidak mudah membuka usaha di tempat baru. Karena itu, PKL masih berharap mendapat kesempatan mengais rezeki di lokasi yang kini ditempati.

"Karena belum ada kepatian ya kami menunggu dulu. Kami tidak ngotot tidak mau pergi, kami hanya ingin kepastian kapan pembangunannya dimulai. Kalau memang sudah mau mulai, kami juga akan pergi," terangnya.

Namun, lanjut dia, sejauh ini PT AMI tidak bisa memastikan kapan pembangunan itu dilaksanakan. Surat edarat yang dikirim sebelumnya yang mengharuskan hegkang sebelum 5 Agustus 2014 karena pembangunan akan dimulai ternyata tak terbukti.

Hingga kini, material yang dijanjikan datang selang dua hari tak pernah sampai di lokasi yang akan digunakan membangun hotel berbintang. "Kami khawatir nanti telanjur pergi, pembangunan tidak dimulai lagi, dan tempat usaha kami malah diisi orang lain," tambahnya.

Kuasa hukum PKL, Nurhalimah, tidak mengangkat telpon selulernya saat coba dihubungi. Demikian pula dengan Direktur Utama PT AMI Diah Puspitasari. Pesan singkat yang coba dikirimkan untuk konfirmasi tak dibalas, demikian pula dengan sambungan telepon yang juga tak diangkat.
(zik)
Berita Terkait
Agar Lebih Aman, Ikuti...
Agar Lebih Aman, Ikuti Prokes Jajan Makanan di Kaki Lima
120 Los Kanre Rong Disegel...
120 Los Kanre Rong Disegel Karena Menunggak Iuran Listrik
Curhat Pedagang Pecel...
Curhat Pedagang Pecel Lele dan Mi Ayam Terkait Pengetatan Jam Malam
Kerap Dijadikan Lokasi...
Kerap Dijadikan Lokasi Pesta Miras, Lapak PKL Dibongkar Satpol PP
Wakil Bupati Bone Minta...
Wakil Bupati Bone Minta PKL Bantu Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi
Usaha Terpuruk Akibat...
Usaha Terpuruk Akibat PPKM Darurat, PKL Tamansari Salatiga Berduka
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved