Imparsial menyayangkan konflik TNI dan Polri di Sumsel

Minggu, 10 Maret 2013 - 06:15 WIB
Imparsial menyayangkan...
Imparsial menyayangkan konflik TNI dan Polri di Sumsel
A A A
Sindonews.com - The Indonesian Human Rights Monitor (Imparsial) menyesali kekerasan yang terjadi di Markas Polisi Ogan Komering Ulu (OKU), Baturaja, di Sumatera Selatan (Sumsel), oleh puluhan oknum TNI yang terjadi Kamis 7 Maret 2013 lalu.

"Peristwa konflik TNI, Polri itu adalah peristiwa yang sangat amat disayangkan," kata Direktur Program Imparsial Al Araf kepada Sindonews, Minggu (10/3/2013).

Menururtnya, TNI dam Polri merupakan institusi yang seyogyanya memberikan rasa aman terhadap masyarakat Indonesia, bukan sebaliknya.

"Berikan contoh yang baik kepada masyarakat dan bukan malah melakukan tindakan kekearasan kepada masyarakat," tandasnya.

Pada kesempatan itu dia mengatakan, konflik kedua lembaga keamanan itu merupakan bentuk dari birokrasi yang belum tuntas, sehingga harus ada pematangan kembali. "Birokrasi TNI dan Polri yang belum selesai," katanya.

Sebelumnya, puluhan oknum TNI AD diduga dari kesatuan Yon Armed 15 OKUT, Kamis 7 Maret 2013 menyerang Polres OKU Baturaja. Tidak hanya melakukan penyerangan, puluhan anggota berseragam lengkap tersebut juga melakukan pembakaran.

Akibat penyerangan itu separuh bagian Polres OKU dan beberapa Pos Lantas terbakar. Setelah puas membakar Polres OKU, rombongan anggota TNI yang bersenjata lengkap tersebut langsung kembali ke markas mereka menggunakan sepeda motor.

Itu merupakan bentuk dari penanganan kasus yang lambang di Mapolres OKU, dalam menangani kasus pembunuhan anggota TNI AD Yon Armed, Pratu Heru Oktavianus yang dilakukan oknum Polisi lalu lintas Polres OKU, Brigadir Wijaya, Minggu 27 Januari lalu.

TNI mendatangi Mapolres dengan mengendarai puluhan sepeda motor dan satu unit truk. Tiba-tiba mereka menutup jalan dan meminta warga sekitar untuk bubar tidak mendekat, dan kemudian masuk ke Mapolres. Karena mendapat informasi akan melakukan aksi damai, para oknum Yon Armed diterima Kabagops Polres OKU, Kompol Afriya Jaya.

Tidak tahu kenapa, tiba-tiba ada anggota oknum Yon Armed melempar batu ke kaca Traffic Management Center (TMC). Kemudian, mereka masuk kedalam ruangan dan menghancurkannya. Serta membakar mobil Suzuki Carry yang terparkir di halaman Mapolres.
(mhd)
Berita Terkait
Pelaku Penyerangan Wakapolres...
Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Setelah Ditembak 3 Kali
Korban Penyerangan,...
Korban Penyerangan, Kondisi Wakapolres Karanganyar dan Sopirnya Membaik
Rusak Diserang Massa,...
Rusak Diserang Massa, Polisi dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Mapolsek Sugai Pagu
Wakapolres Karanganyar...
Wakapolres Karanganyar Selamat dari Serangan OTK
Briptu Mario Sanoy Gugur...
Briptu Mario Sanoy Gugur Dibunuh di Dalam Pos Polisi yang Diserang Sejumlah Orang
Penjagaan Diperketat...
Penjagaan Diperketat Usai Penyerangan Polisi di Cemoro Kandang
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved