Remaja Pecandu Pembalut Rebus Bukan karena Orientasi Seksual

Rabu, 07 November 2018 - 09:15 WIB
Remaja Pecandu Pembalut...
Remaja Pecandu Pembalut Rebus Bukan karena Orientasi Seksual
A A A
SEMARANG - Anak-anak pecandu pembalut rebus di Jawa Tengah semuanya berjenis kelamin laki-laki. Meski demikian, perilaku tersebut bukan dikarenakan orientasi seksual seorang pria terhadap perempuan, melalui atribut yang dikenakan.

"Rata-rata yang makai (pecandu pembalut rebus) adalah cowok. Tapi ini bukan karena itu pembalut dipakai wanita, lalu ada kecenderungan seksual ke sana," kata kata psikolog Indra Dwi Purnomo yang turut menangani anak-anak pecandu pembalut rebus di Kantor BNNP Jateng, Selasa (6/11/2018).

Menurutnya, anak-anak yang kecanduan minum air rebusan pembalut wanita merasakan efek halusinasi dan kehilangan kesadaran. Berbeda dengan pecandu obat Hexymer yang memiliki kecenderungan hasrat seksual meningkat tajam.

"Jadi pembalut rebus ini bukan soal (hasrat seksual) perempuan. Kalau yang itu beda lagi, mereka biasa pakai Hexymer. Dulu ada jadi kasus kasus perempuan dibawa lari, dan itu pelaku pakai obat tersebut hingga efeknya hasrat seksual terus," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah AKBP Suprinarto mengatakan menemukan kasus tersebut di beberapa daerah. Kebanyakan mereka adalah anak-anak muda yang mendiami wilayah pinggiran kota, seperti Purwodadi, Kudus, Pati, Rembang, serta di Kota Semarang bagian timur.

Supri menyebut anak-anak yang mulai kencanduan mengonsumsi air rebusan pembalut masih pada usia pelajar yakni 13-16 tahun. Keterbatasan ekonomi menjadi alasan utama bagi anak-anak tersebut, karena tak mampu membeli sabu yang harganya mencapai jutaan rupiah per gram.

"Narkotika ini pada kelompok tertentu mungkin mahal, sehingga pada kelompok masyarakat tertentu bagi anak-anak ini yang masih mencoba terutama anak jalanan, juga pingin seperti itu (mengonsumsi sabu)," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Jaringan Narkoba di...
Jaringan Narkoba di Yogya Terbongkar, Dikendalikan dari Lapas Jawa Tengah
Gerebek Rumah Pengedar...
Gerebek Rumah Pengedar Obat Terlarang di Sragen, Polisi Sita Ribuan Butir Pil Koplo
509,7 Gram Sabu dari...
509,7 Gram Sabu dari Afrika Gagal Diselundupkan ke Jawa Tengah
Kanwil Bea Cukai Jawa...
Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah Tingkatkan Kompetensi Pegawai Berantas Narkoba
Jelang Pernikahan, Pria...
Jelang Pernikahan, Pria di Kendal Malah Tertangkap Jual Narkoba
Beli Ganja Secara Online,...
Beli Ganja Secara Online, 3 Pria di Magelang Diciduk Polisi
Berita Terkini
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
25 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved