Kapolda Instruksikan untuk Memproses Kasus Penjualan Lahan Cetak Sawah di OKI

Rabu, 28 Februari 2018 - 20:41 WIB
Kapolda Instruksikan...
Kapolda Instruksikan untuk Memproses Kasus Penjualan Lahan Cetak Sawah di OKI
A A A
PALEMBANG - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengintruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, termasuk kasus dugaan penjualan lahan cetak sawah eks tanah ulayat seluas 62 hektare (Ha) di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Bahkan, Kapolda menegaskan, siap memproses dan menangkap pelaku penjualan lahan cetak di OKI tersebut.

Karena lahan persawahan baru tersebut yang seharusnya diberikan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Desa Gemantung dan telah masuk program yang diajukan warga setempat ke Kementerian Pertanian. Ketiga Gapoktan tersebut yaitu Jakatora, Tani Lingot dan Tanjungan. (Baca: Polda Diminta Panggil Penyidik Polres OKI Terkait Kasus Penjualan Cetak Sawah)

"Saya belum tahu laporan rincinya. Jika memang begitu silahkan lapor kembali. Kami (Polisi) siap memproses dan tangkap pelakunya," kata Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada SINDOnews, Rabu (28/2/2018).

Terlebih, pelaku penjualan lahan cetak sawah tersebut merupakan oknum kepala desa yang seharusnya mengayomi masyarakat.

Sebelumnya, Polda Sumatera Selatan diminta segera bertindak mengambil alih penanganan kasus dugaan penjualan lahan cetak sawah yang ditangani Polres OKI tersebut karena sudah terkatung-katung selama setahun lebih. (Baca: 1 Tahun Berjalan Kasus Penjualan Lahan Cetak Sawah di OKI Dipetieskan?)

"Kalau memang demikian jelas tidak dibenarkan. Yang membeli juga bisa terlibat," timpalnya.
Kapolda menuturkan, dirinya juga akan menanyakan terkait laporan tersebut kepada Polres OKI kenapa sampai lama penanganannya.

"Nanti kita tanya dulu ke Polresnya. Apakah memang ada laporan itu atau tidak. Yang jelas saya tekankan, kami siap proses kasus tersebut," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Terindikasi Korupsi,...
Terindikasi Korupsi, Koni Sumsel Digeledah Timsus Kejati Sumsel
Kejati Sumsel Periksa...
Kejati Sumsel Periksa Ketua KONI Sumsel, Nama Mantan Gubernur Disebut
Dugaan Korupsi, Kejati...
Dugaan Korupsi, Kejati Sumsel Periksa Tiga Pejabat KONI
Gubernur Sumsel Akan...
Gubernur Sumsel Akan Lantik Bupati Definitif Muara Enim
Riezky Aprilia Siap...
Riezky Aprilia Siap Mundur jika Gagal Berantas Pungli di Sekolah Sumsel
2 Tersangka Korupsi...
2 Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya Diperiksa di Rutan Pakjo
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
6 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
8 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
9 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
10 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
10 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved