Kembali Tersangkut Korupsi, Mantan Bupati Pelalawan Dikerangkeng

Rabu, 09 Desember 2015 - 15:15 WIB
Kembali Tersangkut Korupsi,...
Kembali Tersangkut Korupsi, Mantan Bupati Pelalawan Dikerangkeng
A A A
PEKANBARU - Mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Ja'afar (TAJ) ditahan terkait kasus korupsi pengadaan lahan Bakti Praja Pemkab Pelalawan. Sebelumnya, Tengku Azmun di bui karena tersangkut kasus korupsi kehutanan oleh KPK.

Penahanan Tengku Azmun setelah polisi melakukan pemanggilan dan periksaan pada Rabu (9/12/2015). Setelah itu, Azmun langsung dijebloskan ke ke jeruji Mapolda Riau.

"Penahanan terhadap tersangka Tengku Azmun karena berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P21)," kata Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Ari Rahman Nafarin .

Ari mengatakan dalam korupsi pengadaan lahan Bakti Praja Pelalawan, Tengku Azmun adalah orang yang paling bertanggungjawab.

"Karena terkait pengadaan lahan Bakti Praja dia yang paling berperan dan paling bertangungjawab," sebutnya.

Selain mantan Bupati Pelalawan, mantan Wakil Bupati Pelalawan Marwan Ibrahim juga terseret dalam kasus Bakti Praja dan sudah diadili.

Sebelumnya bupati dua priode ini vonis 11 tahun penjara terkait kasus korupsi izin kehutanan Riau. Tengku Azmun saat ini masih berstatus bebas bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.

"Tersangka TAJ akan dikenakan pasal berlapis tentang korupsi dan gratifikasi. Sebelumnya kita telah menyelesaikan perkara tujuh tersangka lainnya. Kenapa Azmun baru disidik, karena kita temukan bukti baru. Selain itu selama ini tersangka masih tersangkut hukum dengan KPK, jadi kita menunggu kasus dengan KPK selesai," ucap mantan Kapolres Pelalawan ini.

Kasus lahan Bakti Praja oleh Pemkab Pelalawan dimulai sejak 2002. Namun hal itu menjadi masalah setelah pada tahun 2007 Pemkab Pelalawan kembali menganggarkan uang ganti rugi pembebasan tanah seluas 110 hektare dari sebuah perusahaan sawit.

Kemudian pada tahun 2008, 2009, dan 2011 Pemkab Pelalawan kembali menganggarkan ganti rugi lahan itu dengan objek yang sama. Akibatnya negara dirugikan sekira Rp38 miliar.
(nag)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
56 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved