Ini Kata Kapolda Sumbar Terkait Aksi Massa di Dharmasraya

Rabu, 28 Oktober 2015 - 22:22 WIB
Ini Kata Kapolda Sumbar...
Ini Kata Kapolda Sumbar Terkait Aksi Massa di Dharmasraya
A A A
BUKITTINGGI - Kapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto menyebut, tidak ada penambang ilegal yang terbakar saat terjadinya razia penambang emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat Senin 26 Oktober lalu

Kapolda menjelaskan, kondisi jenazah Toni korban yang dilaporkan tewas masih utuh tidak ada luka bakar. Korban tewas akibat kekurangan oksigen.

“Dari hasil penyelidikan sementara korban diduga kehabisan oksigen di kedalaman sekitar 50 meter lalu meninggal dunia, “ kata Kapolda saat mengikuti Dialog Forum Editor di Kota Bukittinggi, Selasa (28/10/2015).

Sebelumnya beredar kabar jika Toni (22) warga setempat tewas saat razia penambangan emas liar oleh tim gabungan Satpol PP, TNI/Polri di Jorong Durian Simpai, Nagari Empatkoto Nan Dibawah, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya.

Kemudian mayat Toni dibawa warga ke rumah dinas Bupati Dharmasraya untuk meminta pertanggung jawaban aparat pemda setempat mengenai tewasnya penambang tersebut saat razia berlangsung.

Tapi karena pejabat Bupati Dharmasraya Syafrizal Ucok, tidak kunjung keluar dari kediamannya untuk menemui warga Durian Simpai yang menunggunya di luar, sejumlah warga menyerang dan melempari rumah rumah dinas tersebut.

Aksi ini dilakukan massa sambil membawa jasad Toni, akibatnya terjadi bentrok antara warga dengan aparat keamanan.

Namun hal tersebut dibantah oleh Kapolda. Menurut Bambang Sri Herwanto, tidak ada kerusakan di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya terkait banyaknya massa yang mendatangi rumah bupati saat itu.

“Jika ada kerusakan pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas. Namun tidak ada kerusakan rumah dinas bupati dalam kejadian tersebut, “ kilah Bambang.

Pasca kejadian, kata Kapolda, pihak kepolisian tidak melakukan pengamanan khusus bagi pejabat Bupati Dharmasraya karena menurutnya tidak ada ancaman yang sangat serius.

Kapolda Sumbar ini mengklaim kondisi di Kabupaten Dharmasraya saat ini telah aman dan kondusif. “Saat ini satu pleton Brimob diturunkan untuk berjaga-jaga di lokasi, “ tandas Kapolda.
(sms)
Berita Terkait
Ratusan Warga Konawe...
Ratusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 Terluka
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Tidak Mau Sosialisasi...
Tidak Mau Sosialisasi dengan Warga, Dukuh Catur Surawan Dilengserkan Paksa
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Viral! Warga Muratara...
Viral! Warga Muratara Nangkap Ikan di Jalan Penuh Kubangan Lumpur
Warga Perumahan Cluster...
Warga Perumahan Cluster Grand Alifia Pasang Spanduk Protes
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved