Karyawan Petro Siap Mogok Massal

Selasa, 14 Juli 2015 - 12:35 WIB
Karyawan Petro Siap...
Karyawan Petro Siap Mogok Massal
A A A
GRESIK - Ribuan karyawan PT Petrokimia Gresik yang tergabung dalam Serikat Karyawan Petrokimia Gresik (SKPG), mengancam mogok massal pada 29 Juli 2015. Alasannya, sampai tahun ketiga, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) belum memenuhi janji menaikkan gaji.

”Kami tidak meminta, kami menagih janji pemegang saham yang dicetuskan di Bogor. Kami juga tegaskan, aksi mogok kami tidak ada hubungannya dengan manajemen Petrokimia, tetapi dengan pemegang saham,” ujar Pinto Prasetya, Ketua Umum SKPG, kemarin. Di hadapan puluhan pengurus SKPG, Pinto yang didampingi Agung Wahyunto selaku Sekretaris Umum SKPG, membeberkan alasan mogok. Semua pengurus menyambut aksi tersebut.

SKPG menjanjikan mogok kerja selama tiga hari akan diikuti lebih dari tiga ribu karyawan. Menurut dia, berdasarkan laporan lima tahunan Dirut PG Hidayat Nyakman dalam peringatan HUT ke-34 di Stadion Petrokimia, ada kenaikan aset maupun laba hingga penjualan 200 % lebih. Namun, kenyataannya kesejahteraan karyawan belum diperhatikan.

”Karenanya, kami menagih janji holding selaku pemegang saham. Jika sampai 28 Juli nanti belum ada indikasi memenuhi janji, akan ada mogok kerja selama tiga hari,” ucap Pinto. Pinto bersama SKPG menyadari bahwa aksi mogok kerja akan berdampak ke internal. Sebab, hitungan SKPG dalam sehari akan ada kerugian mencapai Rp60 miliar hingga Rp70 miliar.

Berarti dalam tiga hari mogok kerja akan ada kerugian hingga mencapai Rp210 miliar. ”Kami menyadari bahwa mogok kerja bukan keinginan kami. Namun, mogok kerja adalah sarana kami untuk menagih janji PIHC selaku holding. Sebab, di antara BOD pupuk, kamilah yang kesejahteraannya terabaikan,” kata Pinto.

Agung Wahyunto menambahkan, aksi mogok sudah melalui perhitungan dan pertimbangan matang. Bahkan, SKPG dalam menjalankan aksinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik di pusat, pemprov, maupun di Kabupaten Gresik. ”Kami sudah mengirim tembusan ke manajemen, PIHC, hingga ke Presiden Joko Widodo, DPR RI, Kementrian BUMN, Kementrian Perdagangan, dan lainnya.

Artinya, kami sudah menyampaikan rencana kami kepada semua yang terkait,” ucap dia. Usai menyampaikan rencana, semua pengurus SKPG diminta membubuhkan tanda tangan di spanduk yang dipampang di ruang pertemuan. Bahkan, spanduk tersebut akan dipampang di halaman untuk tanda tangan semua karyawan.

Ashadi ik
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved