160 Embung Mengering

Jum'at, 10 Juli 2015 - 07:44 WIB
160 Embung Mengering
160 Embung Mengering
A A A
BOJONEGORO - Kekeringan mulai mengancam wilayah Kabupaten Bojonegoro. Sekitar 160 embung dari total 332 embung di wilayah Bojonegoro kini telah mengering.

Embung atau bendungan kecil itu sedianya digunakan untuk menyimpan air saat musim hujan dan bisa dimanfaatkan untuk pengairan selama musim kemarau.

Bukan hanya embung yang mengering, persediaan air di Waduk Pacal di Kecamatan Temayang kini juga tinggal 1 juta meter kubik (m3) dari daya tampung sekitar 32 juta m3. Padahal, waduk buatan masa Belanda sekitar 1933 itu menjadi andalan persediaan pengairan pertanian di wilayah selatan dan timur Bojonegoro. Menurut Kepala Dinas (Kadis) Pengairan Bojonegoro Edy Susanto, saat ini persediaan air di Waduk Pacal dinyatakan angka merah. Pintu air tidak boleh dibuka karena cadangan air yang tersisa untuk perawatan tembok waduk.

“Kalau dibuka dan airnya habis, tembok keliling waduk akan rusak,” ujar Edy. Selain itu, sejumlah waduk di Bojonegoro juga telah mengering. Waduk Blibis di Dukuh Glagah, Desa/Kecamatan Purwosari, misalnya, telah mengering. Tanah di dasar waduk merekah dan ditanami jagung. Selain itu, Waduk Sonorejo di Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, airnya telah menyusut drastis. Data di Dinas Pengairan Bojonegoro menyebutkan, jumlah embung sebagian besar berada di kawasan Bojonegoro bagian timur dan selatan.

Seperti di Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, Baureno, Gondang, Sekar, Tambakrejo, Ngambon, Sukosewu, Kepohbaru, Bubulan, Kedewan, Kasiman, dan sebagian di Ngraho bagian timur. Letak embung di Kabupaten Bojonegoro sebagian besar ditempatkan di kecamatan yang tidak dilewati Sungai Bengawan Solo dan tidak di bawah aliran sungai dari Waduk Pacal di Kecamatan Temayang.

“Ya, areal selatan relatif sulit air,” ujar Edy. Beberapa embung yang tetap jadi andalan pertanian warga di antaranya di Desa Bendo, Kecamatan Kapa. Lahan embung berasal dari tanah kas Desa Bendo. Pada musim kemarau ini embung mampu mengaliri sekitar 5 hektare pertanian. Embung di desa ini juga menjadi perikanan air tawar warga. Embung di Bojonegoro rata-rata berada di tanah berukuran 1 hektare.

Sedangkan, luas embung bervariasi dari ukuran 70 meter kali 60 meter hingga ukuran di atasnya. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menetapkan rencana strategi 10 tahun dari 2008- 2018 dibangun sebanyak 1.000 embung. Tujuan menciptakan jumlah banyak kantung air guna menghidupi pertanian di Bojonegoro bagian selatan. Selain embung, Pemkab Bojonegoro juga tengah membangun Waduk Gongseng yang diperkirakan bisa menampung air 22 juta m3.

Waduk Gongseng di Kecamatan Temayang difungsikan sebagai pengganti dan Waduk Pacal yang kini telah mulai dangkal. Diperkirakan waduk baru ini bisa mengaliri sekitar 12.000 hektare areal persawahan. Menurut Bupati Bojonegoro Suyoto, daerah Bojonegoro ingin menjadi lumbung pangan dan energi nasional.

Jika proyek 1.000 embung dan Waduk Gongseng bisa selesai, berdampak pada produksi beras. Untuk 2015 ini, targetnya mencapai 1 juta ton dan akan terus meningkat jika proyek kantong air selesai. “Kami terus berupaya untuk itu,” ujarnya.

Muhammad roqib
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
23 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved